Breaking News:

Pemkab Dairi

Bupati Dairi Eddy Berutu Targetkan Tahun Depan Terpilih Sebagai Kabupaten Layak Hak Asasi Manusia

Kata Eddy Berutu, hal ini dilakukan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan perlindungan tentang Hak Asasi Manusia.

Penulis: Alvi Syahrin Najib Suwitra | Editor: Satia
TRIBUN MEDAN/ALVI
Pemerintah Kabupaten Dairi menerima kunjungan Komnas HAM RI yang diwakili oleh anggota Komisioner, Beka Ulung Hapsara, di Balai Budaya Sidikalang, Kamis (8/9/2022). 

TRIBUN-MEDAN.COM, SIDIKALANG - Pemerintah Kabupaten Dairi menerima kunjungan Komnas HAM RI yang diwakili oleh anggota Komisioner, Beka Ulung Hapsara, di Balai Budaya Sidikalang, Kamis (8/9/2022).

Kunjungan itu disambut oleh Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu beserta unsur forkopimda dan para Camat yang ada.

Kegiatan ini sekaligus memberikan sosialisasi kepada pemerintah Kabupaten Dairi tentang apa - apa saja yang menjadi fokus Komnas HAM, dimana rencananya akan berlangsung selama dua hari yakni tanggal 8 hingga 9 September 2022.

"Kami sangat beruntung bisa mendapat dukungan langsung dari Komnas HAM RI, kami dari unsur forkopimda, bersama tokoh tokoh masyarakat dan camat serta kepala desa  berkumpul bersama untuk mendapat pencerahan tentang Komnas HAM, " ujar Eddy Berutu dalam sesi wawancara.

Kata Eddy Berutu, hal ini dilakukan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan perlindungan tentang Hak Asasi Manusia.

"Kami ingin melayani sebaik - baiknya seluruh forkopimda kepada masyarakat , tentu juga termasuk yang berkaitan dengan HAM," terangnya.

Adapun target dalam kegiatan ini adalah, Pemerintah berupaya untuk menjadikan Kabupaten Dairi sebagai kabupaten layak HAM.

"Semoga tahun depan, dengan usaha - usaha kita, kita bisa terpilih menjadi kabupaten layak HAM," tegasnya.

Adapun persiapan yang akan dilakukan pemerintah yakni dengan cara mempelajari bagaimana menjadi kabupaten yang layak HAM, dan bisa terus belajar kepada Komnas HAM RI.

"Pertama kita harus belajar dulu. Kita ingin menyusun satu kesepakatan, karena tanpa pendampingan, tanpa bantuan dari Komnas HAM, kami merasa kurang efektif. Maka saat ini kami akan rembuk dan membentuk perjanjian , lalu bekerja sehingga target melayani bisa tercapai," jelasnya.

Dirinya pun berharap dengan kegiatan tersebut bisa menjadi bekal utama pemerintah dalam menjadikan Kabupaten Dairi sebagai kabupaten layak HAM.

"Semoga ini bisa menjadi bekal bagi kita semua, tentu nanti siang bakal akan ada talkshow di radio Kabupaten Dairi untuk masyarakat tentang Hak Asasi Manusia, sehingga kita bisa membangun Kabupaten Dairi," tutupnya.

(Cr7/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved