Pemkab Deliserdang

Pencanangan Desa Cinta Statistik di Kabupaten Deliserdang, Sekda Darwin: Unjung Tombak Pembangunan

Dua desa di Deliserdang yang dicanangkan menjadi Desa Statistik, yakni Desa Bangun Sari Baru dan Desa Sukamandi Hilir

Editor: Satia
Dok. Pemkab Deliserdang
Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Deliserdang Darwin Zein SSos menghadiri Pencanangan Desa Cinta Statistik (Cantik) Tahun 2022, di Gedung Pusat Pengembangan Produk Unggulan Daerah (P3UD), Jalan Medan-Tebing Tinggi, Desa Tanjung Morawa B, Kecamatan Tanjung Morawa, Kamis (8/9/2022). 

TRIBUN-MEDAN.COM, LUBUKPAKAM - Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Deliserdang Darwin Zein SSos menghadiri Pencanangan Desa Cinta Statistik (Cantik) Tahun 2022, di Gedung Pusat Pengembangan Produk Unggulan Daerah (P3UD), Jalan Medan-Tebing Tinggi, Desa Tanjung Morawa B, Kecamatan Tanjung Morawa, Kamis (8/9/2022).

Ada dua desa di Deliserdang yang dicanangkan menjadi Desa Statistik, yakni Desa Bangun Sari Baru, Kecamatan Tanjung Morawa, dan Sukamandi Hilir, Kecamatan Pagar Merbau.

"Seperti yang pernah disampaikan Presiden, yakni membangun Indonesia secara adil dan merata yaitu membangun Indonesia-sentris dengan membangun mulai dari pinggiran, desa, pulau terdepan hingga perbatasan. Karenanya, peran desa sangat penting, yakni sebagai subjek dan ujung tombak pembangunan Indonesia," kata Sekda.

Namun, sambung Sekda, pada kenyataannya saat ini desa masih menjadi objek dalam pengelolaan dan pemanfaatan data.

Hal ini dibuktikan dengan dua hal.

Pertama, berbagai data dikumpulkan di desa, tetapi tidak semua meninggalkan jejak data dan tidak saling terhubung.

Kedua, desa belum cukup mampu untuk menghasilkan, mengelola dan mendapatkan manfaat dari data yang ada di desa.

Selaras dengan amanat Undang-Undang (UU) statistik No.16 tahun 1997, sebut Sekda, Badan Pusat Statistik (BPS) bertanggung jawab melakukan pembinaan penyelenggaraan kegiatan statistik, serta sesuai Peraturan Presiden (Perpres) No. 39 tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia.

BPS juga berperan sebagai pembina data statistik dalam penyelenggaraan Satu Data Indonesia.

Oleh sebab itu, BPS juga memiliki tanggungjawab terhadap pembinaan statistik sektoral di tingkat desa/kelurahan secara berkesinambungan dan komprehensif yang diwujudkan melalui desa cantik.

Desa Cantik, terang Sekda, merupakan program percepatan (quick wins) implementasi pembinaan statistik sektoral oleh BPS yang berfokus pada desa, melalui standardisasi pengelolaan data statistik untuk menjaga kualitas dan keterbandingan data.

Optimalisasi penggunaan dan pemanfaatan data statistik dalam pembangunan di desa, serta peningkatan kesadaran dan peran aktif perangkat desa dan masyarakat dalam penyelenggaraan kegiatan statistik.

Adapun bentuk pembinaan yang dilakukan adalah terkait implementasi prinsip satu data indonesia, pengolahan dan analisis data, dan lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan desa.

"Program Desa Cantik yang diterapkan di seluruh Indonesia, termasuk Kabupaten Deli Serdang tahun 2022 yaitu, Desa Bangun sari Baru di Kecamatan Tanjung Morawa dan Desa Sukamandi Hilir di Kecamatan Pagar Merbau terpilih sebagai Desa Cinta Statistik (Desa Cantik)," sebut Sekda.

Desa cantik secara khusus bertujuan untuk meningkatkan kapasitas desa/kelurahan dalam mengidentifikasi kebutuhan data dan potensi yang dimiliki desa dalam rangka mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, melalui pengelolaan data yang bersifat pemenuhan kebutuhan, pengembangan pendataan yang sesuai dengan potensi desa (kearifan lokal), implementasi pemanfaatan data dalam kebijakan pembangunan desa dan peningkatan literasi statistik masyarakat desa.

 

 

*

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved