Brigadir J Ditembak Mati

MUNGKINKAH Putri Ikut Tembak Brigadir Yosua? Komnas HAM Beberkan Bukti-bukti Dugaan Keterlibatan

Peristiwa penembakan Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J timbul kecurigaan baru. Komnas HAM meyakini bahwa Brigadir J tidak hanya ditembak oleh d

Kolase Tribun Manado/Polri TV/Tangkap Layar/KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO
Pantas Psikolog Sebut Putri Candrawathi Aneh Usai Ngaku Dilecehkan, Ternyata Karena Sikap Ini 

TRIBUN-MEDAN.com - Peristiwa penembakan Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J timbul kecurigaan baru. Komnas HAM meyakini bahwa Brigadir J tidak hanya ditembak oleh dua orang. Tetapi, ada satu lagi di antara tersangka yang ikut menembak Brigadir Yosua. 

Komnas HAM mencurigai ada pistol yang menembak Brigadir J. Sehingga ia mencurigai ada tiga penembak selain Bharada Eliezer dan Ferdy Sambo. 

Komnas HAM mencurigai Kuat Maruf dan Putri Candrawathi, bukan Bripka RR. Sebab, Bripka RR sudah memberikan pengakuan tidak ada melakukan penembakan dan mengatakan kronologis kejadian.   

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik di berbagai kesempatan turut mengatakan bahwa penembak Brigadir J lebih dari dua orang. 

Menurut Taufan, ada kemungkinan Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo ikut menembak Brigadir J.

Meskipun kata Taufan, Putri Candrawathi mengklaim dirinya merupakan korban kekerasan seksual Brigadir J, namun ia tetap sangat mungkin ikut menembak Brigadir J, selain Bharada E dan Ferdy Sambo.

Hal itu dikatakan Taufan dalam acara Rosi di Kompas TV dengan tema angkat isu pelecehan Putri Candrawathi, Komnas HAM bela Ferdy Sambo? yang tayang di Kompas TV, Kamis (8/9/20220 malam.

Taufan awalnya menjawab pertanyaan Rosi Silalahi terkait rencana pembunuhan yang dilakukan para tersangka di lantai 3 di rumah pribadi Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi di Jalan Saguling, Pancoran, Jakarta Selatan.

 "Sebetulnya kalau dalam konstitusi itu, rancangan pembunuhan itu ada di dalam kepala Sambo.  Setelah ia mendengarkan keterangan istrinya yang mengalami suatu peristiwa pelecehan seksual di Magelang. Kemudian dia memanggil anak buahnya mulai dari KM, Ricky dan Richard. Ricky kemudian menolak untuk menembak, Richard kemudian mau dan Sambo bilang kamu akan saya lindungi," kata Taufan.

Baca juga: Respons Pertamina Harga BBM di Malaysia Cuma Rp 6 Ribuan, Kualitas Lebih Baik dari Pertamax

Baca juga: Harga TBS Sumut Merosot Pekan Ini, Berikut Rinciannya

Hal itu kata Taufan berdasarkan rekonstruksi yang dijalani para tersangka di Saguling dan dihadiri Taufan Damanik.

"Ini berdasar rekonstruksi ya, di situ tidak ada cerita tentang uang. Pascakejadian itu baru cerita tentang uang," ujar Taufan.

Video Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik menyebutkan Ferdy Sambo sebagai bos mafia beredar di media sosial. 
Video Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik menyebutkan Ferdy Sambo sebagai bos mafia beredar di media sosial.  (HO)

Taufan memastikan perencanaan dan perancangan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J sudah terjadi di lantai 3 rumah Ferdy Sambo.

Sebelum akhirnya Brigadir J dihabisi di rumah dinas Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga yang berjarak sekitar 300 meter dari rumah di Saguling.

"Oh iya, dari Sambo perancangannya. Kepada Komnas HAM ia juga mengakui, bahwa ia otak pembunuhan itu," kata Taufan.

Dimana katanya di lantai 3 di rumah Saguling dilakukan rapat kecil antara Ferdy Sambo dan istrinya Putri Candrawathi, Bripka RR dan Kuat Maruf serta belakangan Bharada E.

Sumber: Warta kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved