Bayi Usus di Luar
Butuh Uluran Tangan, Bayi Lahir Usus di Luar tak Punya BPJS, Biaya Perawatan Rp 30 Juta
Bayi yang terlahir dengan kondisi usus di luar perut bingung menalagi biaya rumah sakit yang kini mencapai Rp 30 juta, Selasa (13/9/2022).
Penulis: Anugrah Nasution |
Butuh Uluran Tangan, Bayi Lahir Usus di Luar tak Punya BPJS, Biaya Perawatan Rp 30 Juta
TRIBUN-MEDAN.com, SERGAI - Karena tidak memiliki BPJS Kesehatan, Agustiawan (22) orangtua Florensia, bayi yang terlahir dengan kondisi usus di luar perut, bingung menalagi biaya rumah sakit.
Selama beberapa hari menjalani perawatan, biaya rumah sakit anaknya kini sudah mencapai Rp 30 juta.
Itu sudah termasuk biaya perawatan selama tiga hari dan juga biaya operasi.
"Karena BPJS tidak ada jadi pakai yang umum. Biaya rumah sakit satu hari Rp 6 juta sampai Rp5 juta. Untuk operasi usus di luar perut itu 8 juta, lain obat jadi total 30 jutaan," kata Agustiawan kepada Tribun, (13/9/2022).
Agus mengatakan kini ia semakin terdesak mana kala pihak rumah Haji Kota Medan, tempat putri ketiganya dirawat sudah memintanya agar membayar sebagian biaya perobatan.
Agus pun memutar otak untuk bisa segera mendapatkan uang tersebut.
Termasuk dengan meminjam uang atau memohon batuan kepada kerabat dan keluarganya.
"Sampai sekarang belum bayar memang tapin tadi bagian kasir rumah sakit sudah diminta agar uangnya separoh dibayarkan dulu. Sementara ini cari cari pinjaman dululah. Belum ada bantuan dari pihak mana pun," sebut dia.
Agus mengatakan, masih mengupayakan pengurusan BPJS Kesehatan agar biaya perawatan anaknya dapat ditanggung negara.
Namun ada kendala, dimana dia dan istrinya Selvina tidak memiliki Kartu Keluarga dan buku menikah sabagai persyaratan mengurus BPJS.
"Tidak ada BPJS karena belum punya KK lagi pulak istri dan saya belum punya buku nikah, jadi ngurus BPJS ada masalah administrasi. Ini masih diupayakan bagaimana kami dimasukkan ke KK orang tua dulu," kata dia.
Agustiawan dan Selvina merupakan orang tua bayi bernama Florensia yang lahir pada Sabtu (10/9/2022) kemarin.
Namun anak keduanya lahir dengan kondisi tidak normal dengan usus keluar melalui lubang di sisi pusat atau disebut Gastroschisis.
Keduanya pasangan suami istri itu merupakan warga Dusun X, Desa Celawan, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai.