Breaking News:

Penertiban Bangunan Liar

BREAKINGNEWS Pos Milik IPK dan PDIP Dibongkar Pakai Alat Berat, Lurah: Untuk Atasi Banjir

Pemerintah Kota Medan menghancurkan pos milik OKP dan partai politik di beberapa titik Kota Medan, Rabu (14/9/2022).

Tribun Medan/Anisa Rahmadani
Petugas mengangkut material bangunan liar milik PDIP yang dirobohkan di Jalan Juanda Medan, ke atas truk sampah milik Pemko Medan, Rabu (14/9/2022). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pemerintah Kota Medan menghancurkan pos milik OKP dan partai politik di beberapa titik Kota Medan, Rabu (14/9/2022).

Dari Amatan Tribun Medan, petugas Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kota Medan membongkar pos milik Ikatan Pemuda Karya (IPK)  dan PDI Perjuangan di kawasan Jalan Juanda Kelurahan Suka Raja Kecamatan Medan Maimun Kota Medan. 

Pembongkaran tersebut disaksikan langsung oleh masyarakat sekitar dan juga pihak kelurahan serta kecamatan. 

Baca juga: BREAKINGNEWS Kantor AMPI Berbendera Golkar Dihancurkan Pemko Medan Pakai Martil Jumbo

Tidak hanya bangunan saja yang dibongkar, plang PDI Perjuangan maupun IPK yang tadinya berada di depan bangunan tersebut juga dicabut. 

Pembongkaran tersebut berjalan selama 30 menit dengan menggunakan satu alat berat.

Kemudian material bangunan yang telah dirobohkan, diangkut denganb menggunakan satu truk mobil kebersihan milik Pemko Medan

Saat diwawancarai Tribun Medan Lurah Suka Raja, Darma menyatakan pembongkaran ini merupakan upaya Pemko Medan untuk mengatasi permasalahan banjir. 

Dijelaskan Darma, saat ini Pemko Medan akan merobohkan pos-pos milik Ormas dan partai politik yang berdiri tanpa memiliki izin mendirikan bangunan dan berada di atas saluran drainase.

"Untuk hari ini sesuai arahan dari Wali Kota Medan pihaknya akan melakukan pembongkaran Ormas ataupun OKP yang mendirikan bangunan tanpa ada izin dan mendirikan bangunan di atas drainase yang mengakibatkan banjir di Kota Medan," jelasnya. 

Kata Darma bahwa dua bangunan pos yang dibongkardi Jalan Juanda ini merupakan bangunan liar

"Jadi ini bangunan liar dimana mereka mendirikan bangunan di atas drainase yang telah dibangun oleh Pemko Medan," ucapnya. 

Pembongkaran ini, kata Darma, juga telah mendapat persetujuan dari pemilik bangunan.

Baca juga: Bangunan Liar Dihuni 25 KK Dirobohkan Akibat Pelebaran Sungai Bedera, Warga: Pemko Medan Pilih Kasih

"Ini sudah kita beri tahu dua hari sebelum dilakukan pembongkaran dan karena tanah tempat mendirikan bangunan milik Pemko Medan, maka sejauh ini yang saya tahu tidak ada tempat relokasi untuk mereka dari Pemko Medan," jelasnya.

Darma juga menyatakan bahwa pembongkaran bangunan ini agar drainase yang sudah lama tidak berfungsi dapat kembali berjalan normal.

"Penyebab banjir ini karena drainase yang telah dibuat Pemko didirikan bangunan makanya saat ini dari Informasi yang saya dapat bangunan ormas ataupun OKP yang tidak memiliki izin akan dirobohkan semua," tukasnya.

(cr5/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved