Kisah Pilu NAT Gadis Belia Dijual Muncikari, Tak Sanggup Bayar Setoran, Akhirnya Berhenti Jadi PSK
EMT pun dijual ke pria hidung belang satu ke pria hidung belang yang lain. NAT bersedia menjadi PSK karena tergiur uang.
TRIBUN-MEDAN.com - Hati-hati bagi Anda yang memiliki putri remaja. Di Jakarta Barat, seorang gadis belia berinisial NAT (15) dijadikan Pekerja Seks Komersil (PSK) karena pergaulan.
NAT awalnya berkenalan dengan seorang wanita berinsial EMT (40) yang ternyata adalah seorang muncikari yang tinggal di apartemen.
Gadis belia yang lugu itu pun lantas tergiur dengan apartemen yang ditinggali EMT.
EMT pun dijual ke pria hidung belang satu ke pria hidung belang yang lain.
NAT bersedia menjadi PSK karena tergiur uang.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan mengatakan, kasus tersebut telah naik ke tahap penyidikan.
"(Sudah) gelar perkara naik penyidikan," ujar Zulpan, dalam keterangannya pada Jumat (16/9/2022).
Ia mengatakan, kasus itu dilaporkan oleh ayah kandung korban pada Juni 2022.
Adapun pihak yang terlapor adalah wanita berinisial EMT.
Terlapor diduga sebagai muncikari.
"Pelapor sebagai ayah kandung menerangkan bahwa korban bercerita telah dijual oleh terlapor di daerah Jakarta Barat," kata Zulpan.
Saat itu, korban dipaksa menjadi PSK oleh pelaku sejak Januari 2021.
Menurut pihak pelapor, korban ditawari bekerja sebagai PSK dengan iming-iming uang senilai Rp500 ribu.
"Korban diminta melayani laki laki dan diberi upah senilai Rp300 ribu sampai dengan Rp500 ribu," sambung Zulpan.
Lebih lanjut, Zulpan menuturkan penyelidikan kasus itu masih berproses.