Polisi Tembak Polisi

Kamaruddin Mundur, Minta Maaf pada Publik Hingga Kecewa dengan Presiden

Kuasa hukum Brigadir J menyampaikan permohonan maafnya kepada publik terkait kasus kematian kliennya yang belum menemukan titik terang.

Editor: jihan fikriyah

Kamaruddin Mundur, Minta Maaf pada Publik Hingga Kecewa dengan Presiden

TRIBUN-MEDAN.COM -  Kamaruddin Simanjuntak, kuasa hukum Brigadir J menyampaikan permohonan maafnya kepada publik terkait kasus kematian kliennya yang belum menemukan titik terang.

Ia merasa dirinya tak bisa memenuhi harapan publik.

"Saya atas nama penasehat hukum menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh warga Indonesia karena tidak bisa memenuhi harapan masyarakat," ucap Kamaruddin Simanjuntak

Hampir tiga bulan keluarga berjuang agar Yosua mendapatkan keadilan

Dalam sebuah diskusi online, Kamaruddin Simanjuntak sempat mengutarakan perasaannya.

Sebagai seorang pengacara, Kamaruddin Simanjuntak merasa gagal melihat perkembangan kasus kliennya tiap hari.

Hanya ada lima orang tersangka pembunuhan dan tujuh orang tersangka dalam kasus obstruction of justice.

Padahal menurut Kamaruddin Simanjuntak, harusnya ada puluhan orang yang ditetapkan tersangka.

"Pada akhirnya apa yang saya perkirakan, perkara ini akan menjadi balilut sudah terjadi.

Artinya sudah tiga bulan perkara ini sejak Juli, perkara tidak terang-terang," kata Kamaruddin Simanjuntak dalam forum diskusi online seperti dikutip dari video yang diunggah akun Tiktok @tobellyboy.

Kamaruddin juga menceritakan perasaan Samuel Hutabarat terhadap perkembangan kasus kematian anaknya ini.

Tampaknya, Samuel Hutabarat sudah pasrah dan merasa lelah.

"Pak Samuel, orangtua Almarhum sudah menyatakan 'sudah selesai lah, toh anak saya tidak kembali',"

"Kemarin ketika saya ke Jambi, beliau berpesan 'sudah, sudah cukup lah. Kami udah capek pak.

Selain itu, Kamaruddin Simanjuntak menyinggung peran presiden yang seolah tak mau berbuat sesuatu guna menuntaskan kasus Brigadir J.

Kamaruddin mengaku siap-siap kecewa terkait kasus Ferdy Sambo.

"Tetapi karena presiden tidak mau berbuat sesuatu, pada akhirnya, kecuali hanya empat kali mengatakan buka seterang-terangnya. Pada akhirnya apa yang saya perkirakan perkara ini akan menjadi balilut sudah terjadi. Artinya sudah tiga bulan perkara ini sejak Juli, perkara tidak terang-terang," ungkap Kamaruddin Simanjuntak.

Artikel ini telah tayang di BangkaPos.com dengan judul Kisah kamaruddin simanjuntak minta maaf ke publik kecewa pada presiden ayah brigadir j sudah lelah

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved