Puasa

Niat Puasa Asyura, Berikut Manfaat dan Keutamaannya

Puasa Asyura adalah ibadah puasa yang dijalankan pada tanggal 10 Muharram. Nama ini berasal dari kata Asyura yang artinya sepuluh.

Tayang:
Penulis: Rizky Aisyah | Editor: Ayu Prasandi
HO/Tribun Medan
ILUSTRASI sahur Puasa Senin-Kamis 

TRIBUN-MEDAN.com.MEDAN - Puasa Asyura adalah ibadah puasa yang dijalankan pada tanggal 10 Muharram. Nama ini berasal dari kata Asyura yang artinya sepuluh.

Puasa asyura bisa disebut juga sebagai puasa Muharram.

Puasa asyura adalah puasa sunah yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW. Ada satu manfaat puasa Asyura yang disebutkan di dalam hadits.

Abu Qotadah Al Anshoriy berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam ditanya mengenai keutamaan puasa Arafah? Beliau menjawab, Puasa Arafah akan menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Beliau juga ditanya mengenai keistimewaan puasa Asyura, dan beliau menjawab, Puasa Asyura akan menghapus dosa setahun yang lalu." (HR. Muslim no. 1162).

Niat Puasa Asyura          

NAWAITU SHAUMA GHADIN ‘AN ADÂLA’I SUNNATIL ASYURA LILLAHI TA'ALA

Artinya: Aku berniat puasa sunnah Asyura esok hari karena Allah SWT.”

Keutamaan Puasa Asyura

Tentu saja dalam hal ibadah, puasa Muharram memiliki banyak keutamaan. Puasa memiliki keutamaan tersendiri bila dilakukan dengan benar dan dengan niat yang benar.

Untuk itu, ada keutamaan yang bisa didapat dengan menjalankan puasa di bulan Muharram.

Baca juga: Niat Puasa Nazar, Hukum, Tata Cara dan Manfaat Puasa Nazar

Melatih Diri dari Hawa Nafsu

“Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta'ala berfirman (yang artinya), “Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi.” (HR Muslim)

Dengan berpuasa di bulan Muharram kita juga bisa sekaligus untuk melatih diri kita dari emosional berlebih dan hawa nafsu.

Walaupun bukan di bulan Ramadan tentu saja ini akan sangat bermanfaat dan juga membantu kita untuk melatih diri kita menjaga hawa nafsu dan gangguan setan.

Mendapatkan Pahala Atas Ibadah Puasa

Tentu saja puasa adalah bagian dari ibadah. Untuk itu puasa adalah salah satu cara atau pintu kita bisa mendapatkan ridho dan keikhlasan.

Tentu saja puasa ini bisa memberikan kebahagiaan tersendiri karena kita menjalankannya akan mendapatkan pahala.

Hal ini sebagaimana yang disampaikan oleh Rasulullah SAW, “Barangsiapa yang menghidupkan satu sunnah dari sunnah-sunnahku, kemudian diamalkan oleh manusia, maka dia akan mendapatkan (pahala) seperti pahala orang-orang yang mengamalkannya, dengan tidak mengurangi pahala mereka sedikit pun“

Menjaga Asupan Makanan dalam Tubuh

Dengan melakukan puasa, maka kita pun juga secara otomatis bisa menjaga makanan sebagai asupan kita.

Kita tidak mudah untuk memakan yang aneh-aneh, menjaga waktu makan, mengatur hanya pagi dan malam memakan atau meminum sesuatu. Tentu ini menjadi gaya hidup sehat jika kita terapkan.

Menyeimbangkan Gula dan Menstabilkan Tekanan Darah

Dengan berpuasa kita juga bisa menyeimbangkan gula dan menstabilkan tekanan darah kita. Untuk itu berpuasa dapat menjadikan tubuh kita lebih sehat, fit dan juga segar.

Tentu tekanan darah dan gula adalah hal yang kompleks dan bisa merusak tubuh jika kita mendapatkan ukuran yang berlebihan. Untuk itu, puasa membantu kita untuk menstabilkannya.

Baca juga: Niat Puasa Kafarat, Hukum, Tata Cara Serta Manfaatnya Bagi Kesehatan

Mengingat Allah dan Rasul

“Hai orang-orang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul-Nya yang mengajak kamu kepada suatu yang memberi (kemaslahatan/kebaikan)hidup bagimu” (QS Al Anfal : 24)

Di dalam ayat tersebut dijelaskan bahwa berpuasa juga dapat membuat diri kita mengingat Allah dan Rasul.

Tentu dengan melaksanakan ibadah yang diperintahkan oleh Allah maka kita akan dengan mudah mengingat kebesaran Allah dan tentu ajaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW.

Baca juga: Niat Puasa Daud, Hukum, Keutamaan, Tata Cara, dan Manfaatnya

Keutamaan dari Aspek Umum

Selain dari aspek kesehatan, ada pula aspek-aspek lainnya yang mendukung kita dan mendapatkan manfaat yang luar biasa dari puasa. Diantaranya adalah

Dengan puasa kita pun bisa belajar untuk Bersikap Zuhud yaitu hidup sederhana dan apa adanya.

Menghemat Pengeluaran adalah manfaat lain dari kita berpuasa karena tidak banyak uang yang keluar untuk biaya konsumsi kita sehari-hari.

Belajar Empati pada Sesama karena dengan puasa kita belajar untuk merasakan lapar dan terbatasnya diri kita untuk mengkonsumsi sesuatu.

Mampu merasakan nikmatnya Ibadah. Berlatih untuk menjaga keseimbangan fisik dan psikologis.

(cr30/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved