Breaking News:

Sosok Pria Batak, Rasamala Aritonang Bakal Bela Putri Candrawathi di Pengadilan, Mantan Pegawai KPK

Kuasa hukum pihak Ferdy Sambo jadi sorotan menjelang kasus pembunuhan Brigadir J tak lama

Editor: Dedy Kurniawan
Tribunjambi.com
Rasamala Aritonang dan Febri Diansyah Bela Putri Candrawathi 

TRIBUN-MEDAN.com - Kuasa hukum pihak Ferdy Sambo jadi sorotan menjelang kasus pembunuhan Brigadir J tak lama lagi akan bergulir di pengadilan.

Bekas Kadiv Propam Ferdy Sambo, dan istrinya Putri Candrawathi, yang menjadi tersangka dalam kasus ini, menambah pengacara untuk mendampinginya.

Terbaru, ada dua pengacara yang bergabung dalam tim kuasa hukum Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, yakni Rasamala Aritonang dan Febri Diansyah.

Kedua pengacara itu merupakan mantan pegawai KPK, yang menolak untuk diangkat jadi ASN tahun lalu, setelah dinyatakan tak lolos tes wawasan kebangsaan.

Baca juga: Dikenal Tajir dan Sukses, Artis Cantik Ini Alami Sakit di Organ Pentingnya, Lemas Panas Tinggi

Baca juga: Dua Jembatan Penghubung Antar Kabupaten Milik Pemprov Sumut di Sergai Rusak Parah

 
Selain keduanya, tim khuasa hukum keluarga Ferdy Sambo lainnya adalah Arman Hanis dan Sarmauli Simangunsong. Sedangkan Patra M Zen tidak ada lagi di dalamnya.

Baca juga: Wika Salim Blak-blakan Tolak Hotman Paris Diajak ke Bali, Alasannya : Suka Masuk Angin

Pada kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir Yosua Hutabart ini, Ferdy Sambo dkk dijerat dengan Pasal 340, yang memiliki ancaman hukuman mati.

Lalu, apa yang membuat Rasalama Aritonang mau menerima tawaran untuk menjadi kuasa hukum Ferdy Sambo?

Dia mengatakan, pinangan itu diterimanya karena Ferdy Sambo akan mengungkap fakta sebenarnya tentang kasus pembunuhan Brigadir J ini.

Baca juga: Viral Video Syur Diduga Jeje Slebew, Begini Pengakuannya kepada Denny Sumargo

"Pertimbangannya terutama karena Pak Ferdy bersedia mengungkap fakta yang sebenarnya yang ia ketahui di persidangan," kata Rasamala, pada keterangan tertulis, Rabu (28/9/2022).

 
Dia menyebut, sebelum mau bergabung dalam tim kuasa hukum, sudah lebih dahulu mempertimbangkan berbagai aspek dalam perkara ini.

Kemudian, alasan selanjutnya adalah ingin membela Ferdy Sambo berdasarkan temuan Komnas HAM.

Pada temuan Komnas HAM yang diungkap beberapa waktu lalu, lembaga independen negara itu menyebut soal kasus pelecehan seksual yang diduga keras dilakukan Brigadir J pada Putri Candrawathi.

Alasan terakhi, dia menganggap Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi merupakan warga negara yang patut dibela meski berstatus tersangka.

Terlepas dari apa yang disangkakan terhadap FS dan PC, ucap dia, keduanya berhak diperiksa pada persidangan yang objektif, fair dan imparsial.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved