Mobil Tenggelam

Nekat Terobos Banjir, Satu Mobil Tenggelam di Bawah Rel Kereta Api di Jalan Emas

Satu unit mobil tenggelam akibat nekat menerobos terowongan rel kereta api di Jalan Emas, Kecamatan Medan Area

Penulis: Alfiansyah | Editor: Array A Argus
HO
Satu unit mobil tenggelam di terowongan Jalan Emas 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Satu unit mobil tenggelam akibat nekat terobos banjir yang menggenangis terowongan rel kereta api Jalan Emas, Kecamatan Medan Area, Kota Medan.

Peristiwa mobil tenggelam itu pun sempat diabadikan oleh warga mengungkapkan kamera handphone dan beredar luas di media sosial.

Dari rekaman video amatir yang dilihat oleh Tribun-medan.com, tampak sejumlah warga berusaha menolong mobil tenggelam tersebut. 

Baca juga: KMP Ihan Batak Telah Diperbaiki Pasca Insiden Mobil Tenggelam, Lihat Kondisi Kapal Sekarang

Sementara sang sopir, terlihat keluar dari arah jendela mobil sambil memegang seutas tali.

Para warga mencoba menarik mobil yang tenggelam itu keluar dari dalam air.

Menurut salah seorang warga, Yudi menjelaskan peristiwa itu terjadi, pada Kamis (29/9/2022) kemarin.

Saat itu, kawasan tersebut sedang dilanda hujan lebat dan terowongan tersebut tergenang air yang cukup dalam.

"Itu air tergenang di bawah, tapi mereka bandel menerobos," kata Yudi kepada Tribun-medan, Kamis (29/9/2022).

Baca juga: Viral Kasus Pencurian di Medsos, Pria Pecahkan Kaca Mobil dan Curi Uang Rp 100 Juta

Ia mengatakan, padahal, saat itu para warga telah memasang tanda agar kendaraan untuk tidak nekat menerobos.

"Sudah kita ingatkan jangan lewat dalam. Tapi mereka lewat juga, kita letak di atas jalan tandanya, jadi kan nggak salah kita," sebutnya.

Dijelaskannya, setelah melihat mobil tersebut terjebak di dalam air warga setempat pun langsung memberikan pertolongan.

"Kita gotong royong ramai-ramai membantu, sekitar 30 menit mobil itu berhasil kita tarik ke luar," ungkapnya.

Baca juga: ASN yang Dipolisikan karena Tabrak Mobil Ternyata Istri Alm Anggota Kopassus, Minta Tolong Panglima

Yudi dan warga lainnya berhadap kepada pemerintah, untuk menyediakan pompa air agar jalan itu tidak tergenang air lagi.

Sebab, di terowongan dekat Yanglim Plaza ini kerap banjir ketika hujan melanda kawasan tersebut.

"Letakkan aja pompa hisap air maunya dari pemerintah, pihak Yanglim ada satu memang diletakkan pompa airnya tapi nggak cukup," pungkasnya.(cr11/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved