Brigadir J Ditembak Mati

Pantas Minta Maaf dan Hapus Video, Ternyata Pdt Gilbert Sudah Dikecam BPP GBI, Ini Isi Suratnya

Pendeta Gilbert Lumoindong telah meminta maaf dan menghapus konten video yang membela Ferdy Sambo di akun YouTubenya.

Tayang:
HO
Pendeta Gilbert Lumoindong ditegur keras oleh BPP GBI karena telah menyimpang dari tugas sebagai pendeta. 

Berikut isi surat teguran BPP GBI ke Pendeta Gilbert Lumoindong

Salam sehati di dalam Tuhan Yesus Kristus

Memperhatikan situasi dan kondisi yang semakin gaduh yang ditimbulkan oleh pernyataan bapak di berbagai media sosial atas kasus hukum FS yang sedang diproses oleh penegak hukum, maka BPP GBI telah mengadakan rapat pada tanggal 29 September 2022 dan memutuskan beberapa hal sebagai berikut:
1. Memberikan peringatan keras kepada pdt gilbert lumoindong di tayangan YouTube dan telah beredar di berbagai media sosial sehingga menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat luas, serta dampak yang tidak baik bagi korps dan nama baik organisasi GBI

2. Memerintahkan Pdt Gilbert Lumoindong agar mencabut pernyataan / tayangan yang telah menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat dalam waktu selambat2nya 3 x 24 jam sejak surat ini dibuat

3. Memerintahkan pdt gilbert lumoindong untuk segera meminta maaf secara terbuka sehingga tidak menyebabkan dampak yang lebih buruk lagi

4. Tidak mengulang tindakan yang sama, dengan membuat pernyataan di luar kapasitasnya sebagai seorang pendeta, namun fokuslah memberitakan Firman Tuhan/Injil Kristus.

Surat peringatan keras BPP GBI untuk Pendeta Gilbert Lumoindong
Surat peringatan keras BPP GBI untuk Pendeta Gilbert Lumoindong

Pendeta Gilbert Dihujat Netizen

Pendeta Gilbert Lumoindong sempat mendapatkan hujatan dari netizen karena menuduh Brigadir Yosua Hutabarat memperkosa Putri Candrawathi. 

Video itu diunggah pada 20 September 2022. Namun, video itu sudah dihapus dan tak dapat dilihat lagi. 

Pada video itu, Gilbert mengatakan bahwa ada kekerasan seksual yang dilakukan Brigadir Yosua Hutabarat ke Putri Candrawathi di Magelang pada 7 Juli 2022.  

“Sebetulnya ada sebuah peristiwa yang terjadi di Magelang, tetapi malu diakui karena memang ini aib yang menakutkan kalau seorang isteri jenderal bintang dua diperkosa oleh ajudannya,” kata Pendeta Gilbert.

Menurut Gilbert, ini adalah situasi yang sulit dimana kita harus mendukung jalannya persidangan kasus pembunuhan Brigadir J agar kebenaran dapat terungkap.

Namun sayangnya, pernyataan ini seakan malah terlihat mendukung salah satu pihak dan akhirnya menuai kontroversi di kalangan netizen.

Pendeta Gilbert Lumoindong juga mengajak umat Kristen untuk ikut mendoakan jalannya proses hukum dari kasus ini. Yang pertama, Gilbert menghimbau umat Kristen untuk berdoa agar kebenaran bisa terungkap.

Ia juga mengatakan, Alkitab tidak pernah membenarkan apa yang salah, dan menyalahkan apa yang benar.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved