Breaking News:

Kasus Pembunuhan Brigadir J

TERNYATA Putri Candrawathi Pecahkan Rekor LPSK, Istri Ferdy Sambo Satu-satunya Pemohon Lakukan Ini

Putri Candrawathi Pecahkan Rekor Unik LPSK, Jadi Satu-satunya Pemohon yang Berani Tak Lakukan Hal Ini, Apa?

Ho/ Tribun-Medan.com
Transformasi Putri Candrawathi jadi Tahanan. Putri Candrawathi Pecahkan Rekor Unik LPSK, Jadi Satu-satunya Pemohon yang Tak Mau Beri Keterangan 

TRIBUN-MEDAN.COM - Putri Candrawathi ternyata disebit memecahkan rekor unik LPSK, karena jadi satu-satunya pemohon yang tak mau memberi keterangan.

Sebelumnya Putri Candrawathi diketahui memang sempat meminta perlindungan kepada LPSK.

Namun, akhirnya LPSK memutuskan untuk tak memasukkan Putri Candrawathi sebagai saksi atau korban yang dilindungi lembaga negara itu.

Seperti diketahui, Kasus pembunuhan berencana Nofriansyah Yoshua Hutabarat (Brigadir J) yang diotaki eks Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo memang menyimpan segudang drama pelik.

Meski begitu, misteri dibalik kasus pembunuhan Brigadir J mulai dari skenario karangan Ferdy Sambo hingga upaya menghalangi penyelidikan polisi pun mulai terungkap.

Kasus pembunuhan Brigadir J juga diwarnai drama permohonan dari Putri Candrawathi istri Ferdy Sambo kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Diwartakan dari kanal YouTube KOMPASTV, Putri Candrawathi disebut sebagai pemohon perlindungan LPSK yang paling unik sejauh ini.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi.

"Ibu PC adalah pemohon perlindungan yang paling unik kepada kasus kekerasan seksual yang saya tangani, dan pembuktian secara hukum," kata Edwin saat ditemui awak media pada Jumat (23/9/2022) seperti dikutip dari Kompas.com.

Baca juga: Merasa Senasib dengan Lesti Kejora, Artis Ini Beri Istri Rizky Billar Wejangan, KDRT dan Selingkuh?

Putri Candrawathi Pakai Baju Tahanan 077. Putri Candrawathi Pecahkan Rekor Unik LPSK, Jadi Satu-satunya Pemohon yang Tak Mau Beri Keterangan
Putri Candrawathi Pakai Baju Tahanan 077. Putri Candrawathi Pecahkan Rekor Unik LPSK, Jadi Satu-satunya Pemohon yang Tak Mau Beri Keterangan (Ist)

Didirikan pada 8 Agustus 2008, LPSK menilai Putri Candrawathi adalah satu-satunya pemohon dalam 14 tahun terakhir yang tak mau memberikan keterangan.

"Satu-satunya pemohon sepanjang LPSK berdiri yang tidak bisa (atau) tidak mau dia menyampaikan apapun kepada LPSK.

Padahal, dia yang butuh LPSK," ungkap Edwin Partogi.

"Hanya ibu PC pemohon yang seperti itu selama 14 tahun LPSK berdiri," imbuhnya.

Sebagaimana diketahui bahwa pada awal-awal kasus pembunuhan Brigadir J bergulir dan menjadi sorotan, Putri Candrawathi yang mengaku sebagai korban dugaan pelecehan seksual mengajukan perlindungan kepada LPSK.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved