Breaking News

Konsorsium 303

PENGAKUAN Eks Anggota Konsorsium 303, Benarkan Soal Diagram yang Beredar: Ada Grup Telegram

Eks mafia judi Indonesia bernama  Ali itu memastikan bahwa bagan diagram konsorsium 303 yang mencuat ke publik benar adanya. 

Tayang:
INTERNET
Kolase foto Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Irjen Ferdy Sambo 

Ali menuturkan dalam usaha judi yang dijalankannya, ada komunitasnya. Salurannya mulai dari facebook dan Telegram.

Pemilihan saluran komunikasi via Telegram, dikatakan Ali karena Telegram tidak bisa disadap.

“Kita ada komunitas dalam grup, jadi kita berkomunikasi lewat situ, yang paling aktif sih telegram, karena telegram tidak bisa disadap,” ujar Ali.

Sebagai informasi, diagram Konsorsium 303 ini sempat menjadi pertanyaan sejumlah Anggota Komisi III DPR ketika rapat dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Sebab dalam diagram tersebut ada nama Ferdy Sambo yang sebelumnya menjabat Kadiv Propam Polri dan sejumlah pejabat Polri lainnya.

Merespons Komisi III DPR ketika itu, Kapolri menegaskan tidak akan diam dan siap memecat siapa pun anggotanya yang terlibat.

Dalam keterangan terkini, Kapolri bahkan mengaku sudah menggandeng PPATK untuk mengungkap soal dugaan Konsorsium 303 yang melindungi mafia judi.

Baca juga: SOSOK Saurlin P Siagian, Akademisi dan Aktivis Asal Medan, Kini Terpilih Jadi Komisioner Komnas HAM

Baca juga: JADWAL Liga Inggris Akhir Pekan Ini 8-10 Oktober 2022, Arsenal Vs Liverpool, Everton Vs MU

IPW: Bukan Hoaks!

Konsorsium 303 judi online menjadi perbicangan pubik. Usai mencuat dugaan Ferdy Sambo membekingi judi, identitas para mafia judi di Indonesia dicari. 

Pada tayangan yang dipandu oleh Aiman Witjaksono mendapatkan laporan keuangan bandar judi yang diduga disetor ke oknum Polisi.  

Aiman dalam wawancara eksklusif dengan narasumber mendapatkan data aliran uang judi ke oknum Polisi dengan kode 'Coklat'. 

Aiman mendapatkan laporan keuangan mafia judi ke oknum Polisi. 

Pada program AIMAN di KompasTV, laporan keuangan dari konsorsium judi, yang selama ini dikenal dengan "Konsorsium 303" dan dikaitkan dengan kasus Ferdy Sambo.

Terungkap bahwa dari hasil laporan keuangan mafia judi, rata-rata Rp 20 miliar digelontorkan setiap bulan, dan sebagian besarnya diberi kode "Coklat" yang merujuk pada anggota polisi.

Sebelumnya beredar diagram Konsorsium 303.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved