Kerusuhan Suporter Sepakbola

Tragedi Kanjuruhan Seret Puluhan Nama Polisi, Ada Dicopot hingga Diperiksa Propam soal Kode Etik

Puluhan Polisi Terseret Tragedi Kanjuruhan, Ada yang Dicopot hingga Diperiksa Kode Etik

Ho/ Tribun-Medan.com
Kasus Tragedi Kanjuruhan Naik jadi Penyidikan. Puluhan Polisi Terseret Tragedi Kanjuruhan, Ada yang Dicopot hingga Diperiksa Kode Etik 

TRIBUN-MEDAN.COM - Tragedi kerusuhan kanjuruhan berbuntut panjang setelah menewaskan 125 orang.

Puluhan Polisi pun kini ikut terseret tragedi maut di Stadion Kanjuruhan.

Puluhan anggota polisi yang terseret dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur itu, bahkan sudah ada yang icopot hingga diperiksa Kode Etik.

Baca juga: MEMANAS Kasus KDRT Lesti Kejora, Rizky Billar Sudah Dijadwalkan Diperiksa Polisi, Kapan?

Penembakan Racun Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan. Puluhan Polisi Terseret Tragedi Kanjuruhan, Ada yang Dicopot hingga Diperiksa Kode Etik
Penembakan Racun Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan. Puluhan Polisi Terseret Tragedi Kanjuruhan, Ada yang Dicopot hingga Diperiksa Kode Etik (Ho/ Tribun-Medan.com)

Seperti diketahui, dampak dari kerusuhan usai laga Arema FC Vs Persebaya Surabaya itu menyebabkan ratusan nyawa melayang, termasuk dua anggota polisi.

Sederet polisi turut terkena dampaknya, ada yang dicopot hingga dimutasi.

Ada pula belasan polisi yang diperiksa dan puluhan lainnya diduga melakukan pelanggaran kode etik.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan tidak menutup kemungkinan jumlah polisi yang diduga melakukan pelanggaran kode etik jumlahnya bertambah.

28 Polisi Akan Diperiksa Kode Etik Buntut Kasus Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang

28 anggota kepolisian akan menjalani pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik terkait kasus kerusuhan suporter di Stadion Kanjuruhan, Malang Jawa Timur.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan pihaknya bergerak cepat sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo.

"Inipun masih dalam proses pemeriksaan. Sesuai perintah Presiden, Kapolri bekerja secara cepat. Namun unsur ketelitian kehati-hatian dan pembuktian secara ilmiah juga menjadi standar tim ini bekerja," tegas Dedi di Polres Malang pada Senin (3/10/2022).

Terkait unsur satuan asal anggota polisi yang diperiksa tersebut, Dedi menyatakan akan memberikan pernyataan selanjutnya.

"Kami akan update lagi dan akan menyampaikannya kemudian," ucap Dedi.

Terkait kerusuhan tersebut, polisi menaikkan status penyelidikan ke penyidikan.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved