Jalan Ambles
Sudah Seminggu Ambles, Jalan Nasional di Sidikalang tak Kunjung Diperbaiki
Jalan berstatus jalan nasional yang ambles di Kota Sidikalang yang sudah seminggu terjadi tak kunjung diperbaiki dan membahayakan pengguna jalan
Penulis: Alvi Syahrin Najib Suwitra | Editor: Array A Argus
TRIBUN-MEDAN.COM,SIDIKALANG - Ruas jalan ambles di Kota Sidikalang, Kabupaten Dairi yang menghubungkan dengan wilayah Kutacane, Aceh Tenggara tak kunjung diperbaiki.
Padahal, jalan ambles yang berstatus jalan nasional ini sudah terjadi selama satu minggu.
Pantauan Tribun-medan.com, Senin (10/10/2022), jalan ambles ini makin melebar akibat tergerus hujan.
Permukaan tanah yang menjadi dasar aspal jalan semakin lama semakin tergerus masuk kedalam permukaan kolam milik warga.
Baca juga: Jalan Ambles di STM Hulu Putus Akses Antar Kabupaten, Sekarang Cuma Dipasangi Batang Pohon Kelapa
Bahkan, terdapat pipa saluran air yang menghubungan ke rumah warga sudah mulai tampak, dan dikhawatirkan akan pecah.
Selain itu, garis pembatas jalan juga tampak sudah hancur jatuh ke tanah.
Sementara yang tersisa hanya tulisan imbauan untuk hati - hati di jalan.
Josua Simarmata, warga sekitar mengatakan bahwa dirinya khawatir jalan ambles itu akan makan korban.
Baca juga: Jalan Ambles Berlubang di Depan Kantor Wali Kota Medan dan DPRD Ancam Keselamatan Warga
"Ya kita khawatirnya kalau sampai ada korban jiwa bang kalau sampai jalan tersebut tak kunjung di perbaiki," ujarnya.
Ia mengatakan, memang sebelumnya sudah ada beberapa orang yang datang ingin memperbaiki jalan ambles ini.
Namun selepas mengambil foto, orang yang ingin memperbaiki jalan tak datang lagi.
"Kemarin ada datang beberapa orang bang. Tapi cuma foto - foto aja," terangnya.
Baca juga: Jalan Ambles Ancam Keselamatan Warga, Masyarakat Minta Pemerintah Segera Lakukan Perbaikan
Dirinya berharap agar jalan lintas tersebut segera diperbaiki dan tidak membahayakan pengguna jalan.
Terpisah, Sekretaris Dinas PUPR Dairi, Ferianto Naibaho mengungkapkan bahwa jalanan tersebut berstatus jalan nasional.
"Untuk jalan KM 2 merupakan jalan nasional. Kemungkinan sudah terkonfirmasi ke balai besar pelaksanaan jalan nasional Sumatera Utara, " Ujarnya beberapa waktu lalu.
(Cr7/Tribun-Medan.com)