Obat Pemicu Darah Tinggi

Temuan Peneliti, Berikut Daftar 7 Obat Pemicu Gula Darah Tinggi yang Perlu Diperhatikan

Mengutip Everyday Health, berikut sejumlah jenis obat yang memiliki efek samping yang meningkatkan gula darah tinggi.

Editor: AbdiTumanggor
Thinkstock.com
Ilustrasi obat 

TRIBUN-MEDAN.COM - Berikut Temuan Peneliti Ada 7 Obat yang Jadi Pemicu Gula Darah Tinggi yang Perlu Diperhatikan.

Mungkin Anda perlu lebih memperhatikan, terutama penderita diabetes jika akan mengonsumsi obat. Di mana, sejumlah obat ternyata dapat menjadi pemicu gula darah Anda naik, sebagai bentuk efek sampingnya.

Mengutip Kementerian Kesehatan, normalnya kadar gula darah sewaktu (GDS) tanpa puasa kurang dari 200 mg/dl, lalu gula darah puasa (GDP) kurang dari 126 mg/dl.

Jika lebih dari itu, Anda memiliki gula darah tinggi yang menjadi penyebab diabetes.

Mengutip Everyday Health, berikut sejumlah jenis obat yang memiliki efek samping yang meningkatkan gula darah tinggi:

1. Kortikosteroid

Kortikosteroid merupakan obat penurun peradangan yang biasa digunakan untuk mengurangi atau mengobati; Radang sendi, Asma, Alergi, dan Cedera sendi.

Kortikosteroid yang digunakan dalam inhaler atau krim kulit cenderung tidak memengaruhi glukosa darah karena itu tidak memasuki aliran darah dalam jumlah yang cukup besar.

Sementara jika obat disuntikkan atau dicerna melalui mulut, dapat secara signifikan meningkatkan glukosa darah.

“Jika hanya pengobatan jangka pendek, efeknya tidak akan terlalu lama dan mungkin tidak banyak mempengaruhi," kata Timothy In-Chhu Hsieh, kepala endokrinologis di Kaiser Permanente West Los Angeles Medical Center di California.

Namun, jika digunakan selama beberapa hari atau minggu, maka kadar gula darah bisa naik dan menjadi masalah yang signifikan. Sehingga, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter untuk menemukan obat yang tepat dengan efek samping minimal.

2. Beta-blocker

Beta-blocker merupakan obat penurun tekanan darah. Sehingga, umum untuk mengobati kondisi medis, seperti detak jantung tidak teratur, kecemasan, dan semacamnya. Namun, obat ini memiliki efek samping yang bisa meningkatkan gula darah.

Beberapa jenis beta-blocker memiliki efek samping peningkat gula darah lebih kecil, tetapi umumnya harganya lebih mahal.

3. Statin

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved