Bedeng Kampung Bambu di Sekitar Jalur Rel Kawasan JIS Dibongkar Petugas Gabungan

Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa menjelaskan setidaknya ada 254 bangunan yang telah ditertibkan di wilayah kumuh tersebut.

Editor: heryanto
Tribun Medan
Keterangan PT KAI Soal Pembongkaran Bangunan di Rel dekat Jakarta International Stadium 

Bedeng Kampung Bambu di Sekitar Jalur Rel Kawasan JIS Dibongkar Petugas Gabungan

TRIBUNMEDAN.COM, TANJUNG PRIOK - Pembongkaran bangunan semi permanen atau bedeng di sekitar jalur rel kawasan JIS, Selasa (11/10/2022), dilakukan oleh PT KAI Daop 1 Jakarta bersama Pemkot Jakarta Utara, TNI dan Polri.

Tampak ratusan petugas gabungan tersebut datang ke area Kampung Bayam atau Kampung Bambu, Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara mengenakan seragam lengkap.

Mereka membongkar bedeng-bedeng di kawasan tersebut dengan merobohkannya menggunakan tali atau peralatan lainnya seperti palu, linggis dan golok.

Selain para petugas, sebagai warga juga memilih untuk merobohkan bedeng miliknya secara mandiri untuk menyelamatkan barang berharga.

Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa menjelaskan setidaknya ada 254 bangunan yang telah ditertibkan di wilayah kumuh tersebut.

Baca juga: Pembongkaran Bangunan Pos PDIP di Ayahanda, Lurah Suka Raja: Ini Untuk Atasi Masalah Banjir Di Medan

Baca juga: SITUASI Pembongkaran Kuburan Tahanan Korban Keganasan Bupati Langkat Nonaktif Terbit Perangin-angin

"Hari ini tidak jadi ada kegiatan penertiban di daerah kumuh Kampung Bambu ini karena memang warga sudah kooperatif melalui sosialisasi sebelumnya, kemudian pengosongan bangunan secara mandiri," kata Eva di lokasi.

Eva mengaku, kegiatan penertiban tersebut sebagai upaya petugas untuk membantu warga memindahkan barang-barang mereka.

"Hari ini terlihat hampir semua bangunan dikosongkan, tapi memang masih ada warga yg membutuhkan bantuan untuk membangun barang yg sudah dikeluarkan dari rumah tersebut," ungkapnya dikutip Wartakotalive.com: Petugas Gabungan Bongkar Bedeng Kampung Bambu di Sekitar Jalur Rel Kawasan JIS

Meski pembongkaran berjalan tertib, namun seorang warga pemilik bedeng bernama Sin (69) mengaku kecewa lantaran ganti rugi yang diberikan tak sesuai.

Dari 13 bedeng yang dimiliki Sin, ia hanya menerima ganti rugi bangunan sebesar Rp 9 juta.

"Memang sudah siap digusur, cuma pembagian itu (ganti rugi) enggak jelas prosesnya," kata Sin sesuai membongkar bedeng miliknya.

Sin mengaku sudah menempati area Kampung Bayam sejak tahun 1990 dan menjadi penghuni terlama di lokasi itu. (*)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved