Kasus Penganiayaan

Oknum Anggota Deninteldam I/Bukit Barisan Dilapor ke Denpom Karena Aniaya Pengusaha Telur

Oknum anggota TNI AD yang bertugas di Deninteldam I/Bukit Barisan dilaporkan ke Denpom I/5 Medan karena dituduh aniaya pengusaha telur

Penulis: Alfiansyah | Editor: Array A Argus
HO
Oknum anggota Deninteldam I/Bukit Barisan terekam aniaya warga 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Koptu Indrayasa, oknum anggota TNI AD yang disebut bertugas di Deninteldam I/Bukit Barisan dilaporkan ke Denpom I/5 Medan karena dituduh menganiaya pengusaha telur dan dua pekerjanya.

Menurut keterangan korbannya Feri Cuandra, oknum TNI AD yang bertugas di Deninteldam I/Bukit Barisan itu sampai sekarang belum ditahan.

Padahal, kata Feri Cuandra, kasus sudah dilaporkan sejak beberapa waktu lalu ke Denpom I/5 Medan dengan bukti lapor LP 27/X/2022.

Baca juga: Tambang Pasir Diduga Milik Oknum TNI Bikin Hancur Jalan Desa Manggis

Menurut pengusaha telur ini, insiden penganiayaan yang dilakukan oknum Deninteldam I/Bukit Barisan itu terjadi pada Jumat (7/10/2022) lalu.

Saat itu, oknum anggota Deninteldam I/Bukit Barisan ini mengamuk karena hanya masalah sepele.

Baca juga: TRANSAKSI Sabusabu dengan Oknum TNI AD, Hantu dan Kawan-kawan Divonis 17 Tahun Penjara

Dari cerita Feri Cuandra, penganiayaan terjadi di Jalan Masjid, Kecamatan Medan Helvetia.

Di hari kejadian, persisnya pada sore hari, karyawan Feri bernama Iqbal sedang mengantar telur ke langganan nya di lokasi tersebut dengan menggunakan becak bermotor.

Ketika itu, becak yang dikendarai karyawannya berhenti di depan rumah langganan yang berbeda di dalam gang.

Baca juga: TERNYATA Oknum TNI AD Pelaku Tabrak Lari Sejoli Handi dan Salsabila Berpangkat Kolonel

"Awalnya karyawan saya mengantar telur, jadi oknum TNI ini lewat naik mobil. Enggak ada manggil minta untuk digeserkan becak yang dibawa karyawan saya," kata Feri kepada Tribun-medan.com, Minggu (30/10/2022).

Kemudian, ia menjelaskan oknum  TNI AD itu langsung memepetkan mobilnya dengan becak karyawannya sehingga tersenggol.

"Mobilnya maju ke depan mendekati becak, terus dipepetnya, dipaksakan ke kiri, mentok, dia pun masih makan kanan, jadi mepet ke becak, ada senggol becak sedikit mobilnya," sebutnya.

Baca juga: Oknum TNI AD Sempat Cekcok Dengan Warga saat Pembongkaran Rumah Pensiunan PTPN II di Helvetia

Feri menuturkan, ketika menyenggol becak itu, oknum TNI AD tersebut langsung turun dari mobilnya dan langsung menghajar karyawan nya tersebut.

"Anggota itu enggak ada ngomong apa-apa, begitu turun langsung ditumbuk," ujarnya.

Setelah kejadian itu, karyawannya tersebut langsung menghubungi nya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved