Imigrasi Medan

Imigrasi Medan Gelar Perdana Layanan Smart Eazy Passport di Fakultas Keperawatan USU

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan melaksanakan layanan Smart Eazy Passport untuk pertama kali di Fakultas Keperawatan

Editor: Ismail
Dok. Imigrasi Medan
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan melaksanakan layanan SMART EAZY PASSPORT untuk pertama kali di Fakultas Keperawatan Univesitas Sumatera Utara, Sabtu (5/11/2022).  

Imigrasi Medan Gelar Perdana Layanan Smart Eazy Passport di Fakultas Keperawatan USU

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan melaksanakan layanan Smart Eazy Passport untuk pertama kali di Fakultas Keperawatan Univesitas Sumatera Utara, Sabtu (5/11/2022). 

Layanan Smart Eazy Passport sendiri merupakan inovasi layanan terbaru dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan dalam hal permohonan paspor ditempat.

Layanan ini merupakan inovasi berbasis analisis data yang dapat mengurai permohonan paspor di waktu-waktu tertentu melalui penyelenggaraan Eazy Passport yang tepat guna dan tepat sasaran.

Jika sebelumnya pada Eazy Passport masyarakat mengajukan permohonan untuk dilayani pembuatan paspor secara kolektif di luar kantor dengan cara mendatangi lokasi pemohon, maka dengan Smart Eazy Passport, Kantor Imigrasi dapat menentukan kapan dan kepada siapa layanan Eazy Passport diberikan.

Hal tersebut dilakukan berdasarkan dari analisis data. Tingginya permohonan pada periode tertentu, dianalisis hingga menghasilkan data kriteria pemohon yang ada di musim tingginya permohonan paspor.

Dari hasil analisis, diketahui bahwa kalangan akademis merupakan salah satu kelompok yang tinggi permohonan pembuatan paspor.

Oleh karena itu pelayanan Smart Eazy Passport kali ini diberikan kepada civitas akademik dari Fakultas Keperawatan, Psikologi dan Sekretariat USU beserta keluarga, dimana jumlah permohonan yang dilayani sebanyak 112 (seratus dua belas) permohonan dengan rincian 41 permohonan pembuatan paspor baru, dan 71 permohonan penggantian paspor.

Dengan jumlah permohonan paspor sebanyak ini, menggambarkan bahwa pelayanan Smart Eazy Passport sangat diminati oleh masyarakat khususnya masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu luang untuk melakukan permohonan paspor di hari kerja.

Dekan Fakultas Keperawatan, Dudut Tanjung, sangat mengapresiasi giat ini.

“Program Smart Eazy Passport ini merupakan program yang sangat bagus sekali, terutama untuk dosen-dosen dan kampus USU pada umumnya. Apalagi tridharma perguruan tinggi sudah bergeser dari nasional ke internasional,” ujar Dudut. 

Dudut juga berharap agar program Smart Eazy Passport terus berjalan ke depan. Harapannya kegiatan seperti ini akan terus dilakukan di masa mendatang karena kami merasakan kemudahan dalam membuat paspor.

Kepala kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan, Johanes Fanny Satria C.A yang turut serta mengikuti acara tersebut juga menyampaikan bahwa program Smart Eazy Passport merupakan bentuk optimalisasi pelayanan instansi pemerintah kepada masyarakat.

“Sesuai dengan arahan Presiden RI, bahwa kami ingin pemerintahan saat ini benar-benar bisa dirasakan kehadiran dan manfaatnya langsung di tengah-tengah masyarakat.”

Pada akhirnya program Smart Eazy Passport tidak hanya memberikan keuntungan pada masyarakat umum, namun juga secara tidak langsung meringankan beban kerja petugas imigrasi.

“Disisi lain kami pun diuntungkan, karena ini merupakan salah satu cara untuk mengurai antrian supaya tidak terjadi penumpukan pemohon paspor di Kantor Imigrasi. Oleh karena itu kita juga langsung terjun ke masyarakat,” pungkas Fanny.

(*) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved