Kumpulan Doa

Bacaan Surat Al Kafirun Arab Latin dan Artinya, Lengkap Makna Yang Terkandung

Surat A Kafirun merupakan surat ke-109 dalam susuan mushaf Alquran. Terdiri

Editor: Dedy Kurniawan
Ist
Doa dan Al Quran Sebagai Petunjuk Allah 

4. Wa lā ana 'ābidum mā 'abattum

Artinya: "Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah."

 وَلَآ اَنْتُمْ عٰبِدُوْنَ مَآ اَعْبُدُۗ

5. Wa lā antum 'ābidụna mā a'bud

Artinya: "Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah apa yang aku sembah."

 لَكُمْ دِيْنُكُمْ وَلِيَ دِيْنِ

6. Lakum dīnukum wa liya dīn

Artinya: "Untukmu agamamu, dan untukku agamaku."

Baca juga: MOMEN Putri Candrawathi Kesal dan Buka Masker saat Dibilang Kalah Cantik dari Vera Simanjuntak

Isi Kandungan surat Al-Kafirun

Surat Al Kafirun menjelaskan juga tidak membenarkan campuran antara dua aqidah yang berbeda. Dalam Surat Al Kafirun juga menegaskan bahwa Nabi Muhammad SAW tidak akan menyembah berhala sampai kapan pun.

Isi kandungan dalam surat al-Kafirun merupakan sebuah pondasi toleransi dalam agama Islam. Seperti yang terdapat pada ayat terakhir, surat Al-Kafirun ini menjelaskan bahwa Islam menjunjung tinggi toleransi dan kebebasan dalam memeluk agama.

Baca juga: Momen Hakim Cecar Mantan Kasatreskrim Polres Metro Jaksel: Kamu Kok Gak Tahu Hasil Olah TKP?

Agama islam sangat menjunjung tinggi nilai toleransi dalam ranah sosial, tetapi tidak ada toleransi dalam ranah iman dan ibadah. Surat al-Kafirun juga menjelaskan tentang kebebasan beribadah menurut agama dan kepercayaan masing-masing.

Melalui surat Al Kafirun, Allah SWT juga memerintahkan untuk berbuat ikhlas dalam menjalankan ibadah kepadaNya. Ia kemudian menegaskan bahwa Surat Al Kafirun memberikan pedoman bagi para pengikut Nabi Muhammad SAW karena akidah tidak dapat dicampuradukkan dengan syirik.

Baca juga: Ayat Kursi Arab Latin dan Artinya, Terkandung Pahala Syahid, Berikut Cara Mengamalkannya

Pada dasarnya, dalam Islam, tidak ada kewajiban untuk menerima Islam. Namun, kewajiban seorang muslim adalah untuk menjauhi syirik, termasuk menyuruh sesama muslim untuk tidak menjadi syirik.

Surat Al Kafirun juga menjelaskan bahwa mencampurkan dua akidah yang berbeda tidak dibenarkan. Dalam Surat Al Kafirun ditegaskan bahwa Nabi Muhammad SAW tidak akan pernah menyembah berhala.

(cr31/tribun-medan.com)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved