Polres Padangsidimpuan
Lebih Dekat ke Pelaku UMKM, Kapolres Padangsidempuan Sambangi Bengkel Las
AKBP Dwi Prasetyo Wibowo, SIK, menyambangi pengusaha UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) Bengkel Las di Desa Palopat Pijorkoling, Kecamatan Padangsi
TRIBUN-MEDAN.COM, PADANGSIDIMPUAN -Upaya Kapolres Padangsidempuan untuk lebih dekat dan mendengarkan apa yang menjadi keluhan masyarakatnya, AKBP Dwi Prasetyo Wibowo, SIK, menyambangi pengusaha UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) Bengkel Las di Desa Palopat Pijorkoling, Kecamatan Padangsidempuan Tenggara pada Senin (28/11/2022).
Dalam sambang tersebut, terlihat rasa kekeluargaan berlangsung di tempat usaha Bengkel Las Rahmat Manalu. Kapolres Padangsidempuan menanyakan seputar usaha yang ditekuni Rahmat lebih kurang selama 15 tahun.
Tak lupa juga, Kapolres AKBP Dwi Prasetyo sampaikan pesan-pesan Kamtibmas ke Rahmat Manalu, agar usahanya tetap berjalan lancar dan sukses.
“Bila bapak mendapati gangguan Kamtibmas, silahkan hubungi nomor Call Center Polri 110. Dengan nomor tersebut, masyarakat bisa mengakses layanan cepat dan mudah dari Polres Padangsidempuan,” ujar Kapolres.
Sementara itu, Rahmat Manalu menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan dari Kapolres dan jajarannya ke kediamannya. Ia menganggap sampai saat ini situasi disekiitar tempat usahanya masih aman dan kondusif.
"Dan apabila nantinya ada gangguan Kamtibmas kami akan segera langsung menghubungi call center yang telah Bapak berikan kepada kami dan berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas," ucap Rahmat Manalu.
Begitu juga dengan pesan-pesan Kamtibmas dari Kapolres. Iapun akan meneruskan pesan-pesan tersebut ke karyawan maupun masyarakat sekitar Desa Palopat Pijorkoling, Kecamatan Padangsidempuan Tenggara.
“Terima kasih Pak Kapolres, atas kunjungan dan pelayanannya kepada kami. Mudah-mudahan, suasana Kamtibmas di Kota Padangsidempuan ke depan tetap aman dan kondusif,” ungkapnya.
Tidak itu saja Rahmat Manalu berharap agar adanya bantuan dari Pemerintah Kota Padang Sidempuan untuk usaha yang dimilikinya dapat berkembang lagi.
Ianyapun mengaku, konsumen datang dari wilayah tenggara maupun dari daerah lain tergantung dari kepercayaan pelanggan.
"Karyawannya berasal dari tetangga sekitar rumah yang bertujuan membantu perekonomian dengan jumlah karyawan sebanyak 2 orang tergantung jumlah pemesanan dari pelanggan," ungkap Rahmat Manalu. (Jun-tribun-medan.com).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/AKBP-Dwi-Prasetyo-Wibowo-SIK-menyambangi-pengusaha-UMKM.jpg)