Sekolah
Kadisdik Usut Oknum Penggerak Siswa SMAN 6 yang Unjuk Rasa Minta Kepsek Dicopot
Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara Asren Nasution menduga ada oknum yang menggerakkan sejumlah siswa SMA Negeri 6 Medan agar melakukan unjuk rasa.
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara Asren Nasution menduga ada oknum yang menggerakkan sejumlah siswa SMA Negeri 6 Medan agar melakukan unjuk rasa pada 25 November 2022 lalu bertepatan dengan Hari Guru.
Asren mengatakan dirinya akan memproses oknum yang ketahuan memprovokasi siswa yang menuntut agar Kepala Sekolah SMA Negeri 6 Medan Siti Rahmah Lubis dicopot dari jabatannya.
"Kita akan proses sesuai dengan aturan termasuk otak penggerak yang unjuk rasa. Karena unjuk rasa itu sesungguhnya bertentangan dengan karakter profil pelajar pancasila. Sah-sah saja menyampaikan pendapat, sah-sah sekali, sangat bagus. Tetapi tidak dengan cara mengajari anak-anak untuk melanggar etika cara menyampaikan pendapat," ujar Asren saat diwawancarai, Selasa (29/11/2022).
Baca juga: Dua Anggota DPRD Medan Dilaporkan ke Polisi karena Terlibat Pengeroyokan di Tempat Hiburan Malam
Asren menuturkan, unjuk rasa yang dilakukan oleh siswa tidak sesuai dengan etika yang seharusnya diterapkan di dunia pendidikan.
"Kita diajarkan bagaimana etika menyampaikan pendapat. Oleh karena itu kita terus usut, terus periksa, terus pelajari. Jika memang melanggar aturan kita beri sanksi, jika tidak melanggar aturan kita proses," ungkapnya.
Sebelumnya diberitakan, puluhan siswa SMA Negeri 6 Medan mendesak agar kepala sekolah mereka, Siti Rahmah Lubis dicopot dari jabatannya.
Siswa SMA Negeri 6 Medan melakukan demo usai melaksanakan upcara Hari Guru.
Dalam aksinya, siswa SMA Negeri 6 Medan bersorak-sorai, minta agar sang kepala sekolah Siti Rahmah Lubis segera diganti.
Baca juga: Indra Harahap Ditangkap setelah Bunuh Pria yang Bertamu ke Rumah Mantan Istri, Berikut Motifnya
"Turunkan Kepsek, turunkan Kepsek, turunkan Kepsek," teriak siswa sambil berputar-putar di dalam sekolah, Jumat (25/11/2022).
Sayangnya, aksi siswa itu tidak mendapat respon apapun dari Siti Rahmah Lubis.
Sejak pagi hari, Kepala SMA Negeri 6 Medan itu tidak kelihatan masuk kantor.
Siti Rahmah Lubis juga kerap menghilang pascadugaan korupsi dana BOS mencuat.
Guru di SMA Negeri 6 Medan, EN mengatakan bahwa aksi para siswa spontan dilakukan.
EN sendiri kaget, karena tiba-tiba saja para siswa berkumpul, lalu bernyanyi di lapangan sekolah.
"Setelah upacara tadi, mereka demo. Ya, minta kepala sekolah turun (dari jabatannya)," kata EN.
Karena aksi para siswa ini jadi sorotan, pihak sekolah lantas berupaya memberi pengertian.
Para siswa kemudian diajak berdialog oleh para guru.
Mereka diberi pengertian, agar tidak melanjutkan aksi.
"Mereka bubar setelah diberi wejangan oleh wakil kepala sekolah," kata EN.
(cr14/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kepala-Dinas-Pendidikan-Sumatera-Utara-Asren-Nasution-123.jpg)