Geng Motor

Tangan Siswa SMP Nyaris Putus Ditebas Parang Geng Motor, Korban Terkapar di Rumah Sakit

Siswa SMP terkapar ditebas parang dan tangannya nyaris putus. Korban sempat ditolak dua rumah sakit berbeda saat akan berobat

Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/APRIANTO TAMBUNAN
Wahyuda, siswa SMP yang tangan kirinya ditebas parang hingga nyaris putus saat menjalani perawatan di RS Martha Friska Medan 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Wahyuda, siswa SMP ini tangan kirinya nyaris putus ditebas parang.

Menurut Yana, orangtua korban, anaknya diduga ditebas parang oleh komplotan geng motor.

Dari keterangan Yana, peristiwa nahas itu terjadi pada Sabtu (26/11/2022) kemarin sekira pukul 20.00 WIB.

Baca juga: Mantan Ketua Geng Motor Dalangi Pembunuhan Pelajar SMK Negeri 9 Medan, Pelaku Menjabat Ketua Desa

Kronologis siswa SMP ditebas parang

Menurut Yana, ibu korban, sebelum tangan anaknya ditebas parang hingga nyaris putus, korban kala itu tengah berjalan berdua bersama temannya di sekitar Taman Maharano, Simpang Aloha, Jalan KL Yos Sudarso, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan.

Ketika melintas di dekat pabrik kertas, dari belakang, atau persisnya dari arah Belawan menuju Kota Medan, datang dua orang pengendara motor mendekati korban.

Tanpa tedeng aling-aling, pelaku menebas tangan kiri korban menggunakan parang.

Baca juga: Santer Info Geng Motor Perbaungan Tawuran di Lubuk Pakam, Ini Kata Kapolres Sergai

Sontak, korban menjerit kesakitan, dan kedua pelaku kabur.

"Setelah kejadian, anak saya sempat dibawa ke RS Delima dan RS Mitra Medika. Namun kedua rumah sakit itu menolak," kata Yana, Selasa (29/11/2022).

Dalam kondisi terluka parah, remaja yang merupakan warga Jalan KL Yos Sudarso, Lingkungan IX, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan itu kemudian dilarikan ke RS Martha Frsika Medan.

Baca juga: 5 Remaja Diduga Anggota Geng Motor Diamankan Polisi, Kerap Bikin Onar dan Meresahkan Warga

Di sana, korban kemudian mendapat perawatan medis.

"Anak saya ini tidak kenal sama pelaku," ungkap Yana.

Atas kejadian ini, pihak keluarga sudah membuat laporan ke Polsek Medan Labuhan.

Diselidiki polisi

Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, Iptu Agus Purnomo mengatakan pihaknya masih menyelidiki kasus ini.

Mereka masih menunggu korbannya pulih untuk bisa dimintai keterangannya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved