Viral Medsos
Viral Anak Di Bawah Umur Diduga Dirudapaksa, Warga Sebut Korban Sempat Menjerit
Seorang gadis berinisial S berusia 14 tahun, diduga menjadi korban pemerkosaan di dalam indekos pada Minggu (4/12/2022) malam.
"Pendi ini seperti ketakutan dan ngeluarin motornya dan pergi, karena belum jelas kita nggak berani tahan," ungkapnya.
Setelah itu, dijelaskan Syafi'i korban pun diintrogasi oleh warga di sana. Saat itu, memang terlihat baju korban dalam keadaan koyak.
"Rumah kost itu sudah ramai ada Kepling, kemudian diintrogasi memang terjadi percobaan pemerkosaan dan kekerasan," bebernya.
Kemudian, setelah mendengar keterangan dari korban, Kepala Lingkungan (Kepling) pun memanggil pihak kepolisian.
Syafi'i menceritakan, awalnya gadis dibawah umur itu datang ke kostan tersebut dibawa oleh teman pria nya.
Pria tersebut merupakan teman dari Pendi yang tinggal di kostan itu.
"Korban tadi awalnya di Jalan Pancing, tempat temannya. Di jemput sama kawan laki-lakinya yang juga kawan si Pendi, dibawa kemari," kata Syafi'i.
Ia mengatakan, korban bernama rekan prianya itu tiba di Kostan Pendi sekira pukul 19.00 WIB, menggunakan sepeda motor.
"Di waktu itulah mereka melakukan percobaan pemerkosaan dengan kekerasan," sebutnya.
Diungkapkan Syafi'i, menurut pengakuan korban ia telah diperkosa oleh dua orang pria.
Namun, ketika pelaku ketiga mencoba memperkosanya korban pun berteriak.
"Yang dua laki-lak itu orang luar bukan orang sini. Yang jelas habis magrib, warga ada dengar ada suara jerit - jerit itu sebelum isya selepas magrib," ujarnya.
Lebih lanjut, dikatakan pelaku Pendi selama ini berprofesi sebagai pedagang asongan di Pasar Simpang Limun.
Ia mengatakan, kasus tersebut pun saat ini sudah ditangani oleh pihak kepolisian dan korban pun sudah di periksa oleh polisi.
"Mudah-mudah kalau bisa di buron si laki-laki itu. Mulai tadi malam sudah nggak nampak lagi orangnya," ucapnya.