Breaking News:

Kenaikan Bahan Pokok

Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Andaliman Meroket Hingga Rp 250 Ribu Perkilogram

Menjelang hari Natal dan Tahun Baru, harga bumbu rempah khas Batak, andaliman mengalami kenaikan cukup tajam hingga mencapai Rp 250 ribu perkilogram.

Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Andaliman Meroket Hingga Rp 250 Ribu Perkilogram

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Menjelang hari Natal dan Tahun Baru, harga bumbu rempah khas Batak yakni andaliman mengalami kenaikan yang cukup tajam hingga mencapai Rp 250 ribu per kilogram.

Harga tersebut melonjak tajam dari harga sebelumnya kisaran Rp 100 ribu hingga Rp 150 ribu per kilogram.

Pedagang Sayur Mayur di Pusat Pasar Kota Medan, Sadrak Tamba menyampaikan harga andaliman melonjak lantaran permintaan konsumen yang cukup tinggi menjelang hari Natal 2022.

Ia mengatakan naiknya harga andaliman akibat pasokan sangat minim di tingkat petani. Padahal permintaan konsumen cukup tinggi mulai pertengahan bulan November hingga awal Desember 2022.

“Jika dibandingkan dengan dua bulan yang lalu, harga andaliman mengalami kenaikan sekitar Rp 100 ribu per kg. Kenaikan harga andaliman menjelang Natal dan Tahun Baru ini sudah menjadi tradisi, akibat banyaknya permintaan,” ujarnya kepada Tribun Medan, Selasa (6/12/2022).

Ia menyampaikan untuk stok andaliman, adapun stok andaliman berasal dari Pasuburan, Porsea.

Tak hanya itu, ia juga menyampaikan menjelang Nataru kali ini beberapa bahan pokok juga mengalami kenaikan mulai dari cabai merah, cabai rawit hingga tomat.

Ia menyampaikan harga cabai merah melonjak mencapai Rp 32 ribu per kilogram dari yang sebelumnya Rp 24 ribu.

Lalu cabai rawit yang juga melonjak hingga Rp 40 ribu dari yang sebelumnya Rp 28 ribu dan juga tomat yang mengalami kenaikan harga kembali menjadi Rp 10 ribu dari yang sebelumnya Rp 7 ribu.

Dengan kenaikan harga cabai ini, pihaknya turut mengalami penurunan permintaan dari stok yang sebelumnya 60 kg kini hanya 30 kg.

Melihat kenaikan harga tersebut para ibu rumah tangga mulai mengeluhkan harga yang melambung tinggi. Mulai dari bumbu masak khas Batak hingga kebutuhan pokok lainnya.

“Ibu-ibu rumah tangga banyak yang mengeluh karena harga andaliman cukup tinggi. Mau tidak mau harus dibeli juga, karena kalau dalam setiap masakan tidak ada bumbu andaliman pasti tidak pas rasanya di lidah,” tandasnya.

(cr9/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved