Pencabulan

Tak Disangka, Jumlah Korban Pencabulan Guru SMP Negeri di Medan Ini Terus Bertambah, Ini Kata Polisi

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir mengatakan, ada puluhan siswi yang diduga menjadi korban tindakan asusila guru cabul di Medan ini

pexels
ilustrasi - pencabulan. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Seorang guru di SMP Negeri di Medan, berinisial LS akhirnya diringkus polisi setelah dilaporkan oleh para siswinya karena melakukan tindakan asusila.

Menurut Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir Mustafa, pelaku ditangkap di kawasan rumahnya di daerah Padang Bulan, Kota Medan, Pada Senin (5/12/2022) malam.

"Untuk pelaku sudah kita tangkap dan tahan, sudah tersangka yang bersangkutan," kata Fathir kepada Tribun-medan, Selasa (6/12/2022).

Baca juga: Amarah Wali Kota Bobby Nasution Meledak, Balik Ancam akan Merubuhkan Semua Warung

Ia mengatakan, ada puluhan siswi yang diduga menjadi korban tindakan asusila yang dilakukan oleh guru olahraga ini.

Namun, ia belum menjelaskan secara detail ada berapa banyak korban yang dilecehkan oleh pelaku ini.

"Korbannya ada banyak sekali. Kami masih menunggu laporan dari siswi lainnya yang juga menjadi korban dari pelaku," sebutnya.

Fathir juga mengimbau, kepada para siswi untuk segera melaporkan tindakan dari pelaku jika telah menjadi korban.

Baca juga: Debt Collector Petentengan Ambil Paksa Motor di Setia Budi yang Sudah Lunas, Dihajar Korbannya

"Kita sampaikan ke siswi yang lain, kalau ada yang memang menjadi korban kami masih menunggu laporan, untuk bisa memberikan keterangan berkaitan dengan perbuatan si pelaku ini," ujarnya.

Dijelaskannya, saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku untuk mengetahui berapa lama sudah perbuatan tersebut dilakukannya terhadap para siswi nya.

"Keterangan sementara dari pelaku perbuatannya itu cabul, pelaku melakukan pelecehan di area intim para korban nya," ungkapnya.

Sebelumnya, Seorang guru bidang olahraga di salah satu SMP Negeri Medan berinisial LS diduga melakukan pelecehan seksual terhadap sejumlah murid perempuan.

Atas kejadian ini, sebanyak lima orang diduga korban didampingi keluarga melaporkan guru tersebut ke Polrestabes Medan, Sabtu (3/12/2022).

Orangtua salah satu korban FK menyebut dugaan pelecehan seksual ini terjadi di lingkungan sekolah.

"Kami baru siap membuat laporan ke Polrestabes Medan, nanti mau visum juga,"kata FK, orangtua salah satu korban, Sabtu (3/12/2022).

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved