Materi Belajar

Kunci Jawaban : Perlawanan Rakyat Indonesia Masa Kolonialisme dan Imperialisme 

Soal dan jawaban materi perlawanan setelah tahun 1800 merupakan pembahasan yang akan dijelaskan pada mata pelajaran sejarah.

Penulis: Rizky Aisyah |
HO / TRIBUN
Perlawanan Rakyat Indonesia Masa Kolonialisme dan Imperialisme  

TRIBUN-MEDAN.com.MEDAN - Soal dan jawaban materi perlawanan setelah tahun 1800 merupakan pembahasan yang akan dijelaskan pada mata pelajaran sejarah.

1. Jelaskan Penyebab Perang Tapanuli?

Jawaban : Pada tahun 1878 pecah Perang Tapanuli atau Perang Batak, dan penyebabnya sebagai berikut.

  • Raja Si Singamangaraja XII keberatan dan menolak penguasaan wilayahnya di Tapanuli Selatan oleh Belanda.
  • Belanda ingin mewujudkan Pax Netherlandica (penguasaan seluruh Hindia Belanda).

2. Jelaskan penyerangan Belanda ke Aceh pada tanggal 9 Desember 1873?

Jawaban : Pada Pertempuran Masjid Raya, Jendral Kohler terbunuh dan serangan pertama kali Belanda gagal. Pada tanggal 9 Desember 1873, pasukan Belanda kembali melancarkan serangan di bawah pimpinan Jenderal Van Swieten, dan keluarganya berhasil melarikan diri ke Lueng Bata.

3. Apa penyebab khusus Perang Diponegoro?

Jawaban: Penyebab khusus Perang Diponegoro adalah peletakan tiang pancang untuk membangun jalan menuju Magelang.

4. Sebutkan penyebab perlawanan rakyat Maluku?

Jawab : Perlawanan rakyat Maluku pada tahun 1817 yang dipimpin oleh Thomas Matulesi (Pattimura) disebabkan oleh beberapa faktor antara lain:

  • Kegelisahan, ketakutan, dan kekecewaan warga Maluku atas Belanda yang kembali berkuasa menyusul Inggris.
  • kebingungan distribusi uang kertas.
  • Belanda merebut Benteng Duurstede.

5. Sebutkan Kerajaan di Bali?

Jawaban : Bali pada abad ke-19 memiliki banyak kerajaan, masing-masing dengan kekuatannya sendiri. Kerajaan-kerajaan tersebut antara lain:

  • Buleleng.
  • Karangasem.
  • Klungkung.
  • Gianyar.
  • Badung.
  • Tabanan.
  • Mengwi.
  • Bangli dan.
  • Jembrana.

(cr30/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved