Berita Medan

Revitalisasi Lapangan Gajah Mada Krakatau Pakai Dana CSR Rp 5,7 M, Ini Fasilitas yang Akan Dibangun

Kadispora Medan, Pulungan sebut bahwa program revitalisasi 5 lapangan olahraga yang sudah mulai berjalan yakni di Lapangan Gajah Mada, Jalan Krakatau.

Tribun Medan/Anisa Rahmadani
Kondisi Lapangan Gajah Mada, di Jalan Krakatau, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Kamis (8/12/2022). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Wali Kota Bobby Nasution akan melakukan perubahan beberapa lapangan olahraga yang ada di Kota Medan, selain merevitalisasi beberapa bangunan.

Bobby Nasution mengatakan akan merevitalisasi lima dari tujuh lapangan olahraga yang ada di kecamatan, yakni Lapangan Pertiwi di Kecamaatan Medan Barat, Lapangan Martubung di Kecamatan Medan Labuhan, Lapangan Balai Desa di Kecamatan Medan Helvetia dan Lapangan Gajah Mada di Kecamatan Medan Timur. 

Baca juga: Suasana Eksekusi Lahan Lapangan Gajah Mada, Petugas Turunkan Ekskavator

Dijelaskan Bobby Nasution, kegiatan revitalisasi lima lapangan olahraga ini tidak menggunakan APBD, melainkan dana CSR.

Tribun Medan pun coba mengkonfirmasi hal tersebut ke Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Medan Pulungan Harahap, Kamis (8/12/2022). 

Pulungan menyebutkan bahwa program revitalisasi lapangan olahraga yang sudah mulai berjalan itu di Lapangan Gajah Mada, Jalan Krakatau, Kota Medan

Dijelaskannya, bahwa revitalisasi terhadap Lapangan Gajah Mada, sebab Pemerintah Kota (Pemko) Medan telah menerima sertifikat atas tanah lapangan yang terletak di Jalan Gunung Krakatau, Kelurahan Pulau Darat I, Kecamatan Medan Timur itu. 

Keluarnya Sertifikat Hak Pakai ini, kata Pulungan, semakin memperjelas bahwa Pemko Medan sebagai pemilik atas Lapangan Gajah Mada tersebut.

"Adanya sertifikat hak pakai yang dikeluarkan BPN Kota Medan semakin memperjelas kepemilikan Pemko Medan untuk mengelola Lapangan Gajah Mada," jelas Pulungan. 

Setelah ini, ucap Pulungan, maka diharapkan tidak ada lagi pihak-pihak yang mengaku dan mengklaim Lapangan Gajah Mada di Jalan Krakatau sebagai milik pribadi.

"Padahal pada dasarnya pemegang Hak Pakai adalah Pemko Medan ," tegasnya. 

Untuk konsep revitalisasi pembangunan Lapangan Gajah Mada ini akan diserahkan pada pihak ketiga. 

"Karena ini bukan dana APBD maka ini kita serahkan ke pihak ketiga. Namun tetap dengan rancangan Detail Enginering Desain (DED)," sebutnya.

Pulungan menambahkan, untuk fsilitas yang akan dibangun di dalam area Lapangan Gajah Mada, di antaranya lapangan sepak bola, panjat tebing, lintasan jogging dan beberapa lainnya.

"Dana CSR yang akan dibangun untuk revitalisasi Lapangan Gajah Mada ini sebesar Rp 5,7 miliar," jelasnya. 

Baca juga: Revitalisasi Lapangan Gajah Mada Krakatau Dimulai, Keseriusan Pemko Medan Benahi Sarana Olahraga

Pulungan memastikan bahwa Lapangan Gajah Mada merupakan yang pertama dibangun dari lima lapangan yang direncanakan direvitalisasi.

"Nanti setelah ini selesai baru lapangan lainnya akan turut serta. Mudah-mudahan sebelum akhir tahun 2023 revitalisasi lapangan ini selesai dengan baik dan cepat sesuai yang diharapkan," pungkasnya.

(cr5/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved