Breaking News:

Materi Belajar

Materi Belajar : Bentuk Peninggalan Budha, Candi, Prasasti, Karya Sastra dan Tradisi

Bentuk peninggalan Buddha menjadi pokok bahasan tentang kebudayaan seni budaya yang akan dibahas dalam materi ini.

Penulis: Rizky Aisyah | Editor: Royandi Hutasoit
Ho / Tribun
Bentuk Peninggalan Budha, Candi, Prasasti, Karya Sastra dan Tradisi 

TRIBUN-MEDAN.com.MEDAN - Bentuk peninggalan Buddha menjadi pokok bahasan tentang kebudayaan seni budaya yang akan dibahas dalam materi ini. Bentuk peninggalan Buddha di Indonesia sangat beragam, misalnya candi, prasasti, arca, karya sastra, dan tradisi.

Bentuk peninggalan sejarah bercorak Budha

Anda dapat mengetahui dan mempelajari satu per satu bentuk dan sejarah benda budaya Buddha, benda budaya kerajaan Buddha dan contohnya adalah sebagai berikut.

Candi

Candi peninggalan bermotif Buddha biasanya hanya berfungsi sebagai tempat pemujaan raja, dan candi ini biasanya berisi arca Buddha. Contoh candi Budha di Indonesia antara lain:

  1. Candi Borobudur.
  2. Candi Kalasan.
  3. Candi Mendut.
  4. Candi Pawon.

Candi Muara Takus

Sisa-sisa candi bercorak Buddha ini biasanya terdiri dari tiga tingkatan: stylobate, tengah dan dasar. Bagian dasar disebut Kamadhatu, bagian tengah disebut Rupadhatu, dan bagian bawah disebut Arupadatu.

Ada juga relief di dinding candi Budha ini yang menggambarkan perbuatan manusia dan hukumannya, sejarah Buddha Gautama dari kelahirannya hingga penyempurnaannya. Misalnya, ada relief candi Borobudur yang disebut Lalitawistara (kisah relief ini menceritakan tentang kehidupan Buddha hingga mencapai kesempurnaan).

Patung dan sastra

Umumnya arca-arca peninggalan kerajaan-kerajaan dengan corak Budha merupakan perlambang Buddha (Dhyani-Buddha Manusia-Buddha dan Dhyani-Bodhisatwa). Ada juga contoh arca Buddha lain di Indonesia, seperti arca Buddha dari daerah Jember dan Sulawesi, serta arca Dhyani Buddha dari Warrocona, Amoghasiddhi, Oksabaya, dan Ratna Sambawa.

Sebaliknya, hasil peninggalan Buddha biasanya hanya membahas masalah agama (Sang Hyang Kamahayanikan). Berikut adalah contoh karya sastra dan pahatan peninggalan kerajaan bercorak Budha Indonesia.

Tradisi

Tradisi keagamaan yang dipengaruhi oleh agama Buddha hampir sama dengan yang dipengaruhi oleh agama Hindu, atau ajaran Buddha. Perlu dicatat bahwa ajaran Buddha digambarkan dalam bangunan candi yang disusun bertingkat. Masing-masing tingkatan ini melambangkan tahapan dalam kehidupan yang harus dilalui manusia untuk mencapai Nirwana.

Kamadatu melambangkan kehidupan manusia di dunia, selain istilah arupadatu, yang melambangkan bahwa manusia telah mencapai nirwana atau melambangkan kehidupan yang aman dan damai. Tingkat arupadatu ini adalah untuk Tuhan.

(cr30/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved