Breaking News:

Berita Viral

Nyamar Jadi Perempuan, Pria 22 Tahun Peras Para Korbannya Usai VCS, Ancam Sebar Video Jika Menolak

Modus pemerasan dengan modus  video call seks (VCS) kembali terjadi. Seorang pria berpura-pura menjadi perempuan memeras korban setelah VCS. 

HO
Modus pemeresan dengan modus  video call seks (VCS) kembali terjadi. Seorang pria berpura-pura menjadi perempuan memeras korban setelah VCS.  

TRIBUN-MEDAN.com - Modus pemerasan dengan modus  video call seks (VCS) kembali terjadi. Seorang pria berpura-pura menjadi perempuan memeras korban setelah VCS. 

Seorang pria menyamar menjadi wanita di aplikasi MiChat dan sudah menipu sedikitnya 50 pria hidung belang.

Pelaku memeras para korbannya dengan mengancam akan menyebarkan aktivitas video call seks jika korban tak mau membayar sejumlah uang yang diminta.

Dari pemerasan itu, pelaku sedikitnya meraup uang Rp 500 Juta.

Kepala Unit Kriminal Khusus Polresta Tangerang Ipda Prasetya Bima Praelja mengatakan, pria yang menyamar jadi wanita dan melakukan penipuan itu berinisial B (22).

B, kata Bima berhasil ditangkap setelah salah satu korbannya membuat laporan polisi.

Baca juga: Brigjen Pol Dadang: Masjid Raya Al Mashun Sangat Bersejarah Bagi Saya

Baca juga: Simak Harga Hp Oppo A57 RAM 4 GB di Desember 2022 beserta Spesifikasiny

Berdasarkan hasil penyelidikan terungkap, korban tipu daya tersangka B ini telah mencapai 50 orang dari berbagai daerah di Indonesia.

Dari pemerasan itu, pelaku meraup untung hingga Rp 500 juta.

"Kepada kami, tersangka mengaku telah melakukan tindak pidana pemerasan dengan modus menyebarkan video rekaman VCS (video call seks) kepada sekitar 50 orang dengan keuntungan atau hasil yang tersangka dapat mencapai ratusan juta," ujar Bima dalam keterangan tertulisnya, Rabu (7/12/2022).

Bima mengatakan, modus pelaku melakukan pemerasan dengan berkenalan lewat aplikasi MiChat.

Pelaku mengaku sebagai seorang wanita dan menjebak Y yang menggunakan aplikasi tersebut untuk melakukan transaksi terkait prostitusi.

Saat berkenalan, pelaku mengaku sebagai seorang wanita bernama Riana di aplikasi MiChat.

Perkenalan itu berlanjut ke obrolan pesan di aplikasi WhatsApp. Bahkan korban dan pelaku melakukan panggilan video seks.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Raden Romdhon Natakusuma menambahkan di akunnya pelaku memasang foto perempuan.

Halaman
12
Sumber: Warta kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved