Berita Sumut

Peringati Hari HAM Sedunia, JAMSU Beri Penganugerahan pada Pejuang Hak Asasi Manusia

Jaringan Advokasi Masyarakat Sipil Sumatera Utara (JAMSU) menggelar pentas budaya dan pemberian penganugrahan kepada pejuang Hak Asasi Manusia. 

HO / Tribun Medan
Peringati Hari HAM Sedunia, JAMSU Beri Penganugerahan pada Pejuang Hak Asasi Manusia 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Dalam rangja memperingati hari Hak Asasi Manusia Internasional, Jaringan Advokasi Masyarakat Sipil Sumatera Utara (JAMSU) menggelar pentas budaya dan pemberian penganugerahan kepada pejuang Hak Asasi Manusia. 

Dengan tema mendorong penghormatan, perlindungan dan pemulihan korban pelanggaran HAM dan pembela HAM yang inklusi di Sumatera Utara, kegiatan berlangsung di Jambur Vilka Zeqita, Deli Serdang, Selasa (13/12/2022). 

Beberapa pejuang HAM yang diberikan anugrah, berasal dari komunitas atau individu yang sudah berjuang dalam memperjuangkan dan merawat hak komunal maupun individu mereka. 

Pentas budaya diisi dengan penampilan dari teman-teman komunitas pejuang HAM, juga diisi dengan talkshow yang membahas mengenai permasalahan HAM di Sumatera Utara. 

Juniaty Aritonang selaku Ketua Panitia menyampaikan momentum hari HAM ini dilakukan, melihat Sumatera Utara yang masih memiliki banyak persoalan terkait HAM, bahkan masih banyak yang belum muncul ke permukaan. 

"Pertama kita melihat di Sumut ini, masih banyak persoalan pelanggaran ham yang belum terungkap ke permukaan sebenarnya. Salah satunya lembaga ini mendorong pemerintah supaya kebijakan pemerintah lebih berpihak kepada korban secara khusus. Rangkaian kegiatan ini bukan hanya momentum besar, tapi lebih kepada mendorong, ada semacam penghormatan, perlindungan kepada korban pelanggaran HAM dan pembela HAM," ujar Juniaty. 

Pemberian penghargaan kepada pejuang HAM dilakukan terhadap 18 nominasi yang berasal dari berbagai daerah di Sumut. Kemudian nantinya beberapa komunitas ataupun individu pejuang HAM dipilih sebagai pejuang terpilih. 

Juniaty juga menjelaskan sejatinya seluruh nominasi adalah pejuang HAM yang hebat, berjuang memenuhi hak mereka dengan caranya masing-masing. Penghargaan ini dibuat sebagai bentuk semangat bagi pejuang HAM untuk lebih gigih lagi dalam memenuhi hak masyarakat.

(cr26/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved