Breaking News:

Pemkab Sergai

Serahkan Stimulus IKM di Pegajahan, Wabup Adlin Tambunan Harap UMKM Sergai Bisa Go Internasional

Ia pun berharap dengan bantuan dan stimulus yang diberikan ini, IKM Serdang Bedagai akan mampu dipasarkan hingga keluar Negeri.

Editor: Satia
Dok. Pemkab Serdangbedagai
Wabup Sergai Adlin Tambunan saat penyerahan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dalam rangka penanganan dampak inflasi serta bantuan peralatan produksi bagi industri kecil, di Desa Sukasari Kecamatan Pegajahan, Selasa (13/12/2022). 

TRIBUN-MEDAN.COM, SEIRAMPAH - Kondisi perekonomian dunia saat ini tengah bergejolak karena dampak inflasi, untuk meminimalisir dampak inflasi kepada pelaku Industri Kecil dan Mikro (IKM), Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai menyalurkan stimulus berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan bantuan peralatan produksi.

Dalam sambutannya, Bupati Serdang Bedagai Darma Wijaya yang dibacakan Wakil Bupati Adlin Tambunan mengatakan kondisi ekonomi dunia saat ini tengah terganggu karena dampak inflasi.

Untuk meminimalisir dampak yang terjadi, Pemerintah Pusat menyusun kebijakan yang pro rakyat dengan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai dan bantuan peralatan produksi bagi pelaku IKM.

"Makanya kebijakan Pemerintah Pusat menyalurkan stimulus dengan memberikan BLT dan peralatan. Agar dampak inflasi tidak terlalu berpengaruh dan bantuan ini dikhususkan untuk kepentingan industri," ungkapnya saat penyerahan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dalam rangka penanganan dampak inflasi serta bantuan peralatan produksi bagi industri kecil, di Desa Sukasari Kecamatan Pegajahan, Selasa (13/12/2022).

Ia pun berharap dengan bantuan dan stimulus yang diberikan ini, IKM Serdang Bedagai akan mampu dipasarkan hingga keluar Negeri.

"Saya dapat info, ada Negara yang meminta ekspor opak kita, saya harap itu bisa terealisasikan sehingga IKM kita mampu bersaing hingga keluar Negeri," kata dia.

Diharapkan, dengan stimulus buang diberikan, mampu meningkatkan produksi dan kegiatan usaha pelaku IKM.

"Bantuan ini tidak boleh dipotong 1 Rupiah pun. Makanya sistem penyaluran nya dilakukan secara perbankan dan tidak tunai agar transparan dan tidak ada pungli. Bantuan ini untuk kepentingan IKM agar lebih maju dan maksimal," Tambahnya.

Ini sesuai dengan Visi Misi Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai yakni Maju Terus, Mandiri, Sejahtera dan Religius.

"Kita mendorong masyarakat kita yang Mandiri, setelah masyarakat kita Mandiri, maka akan tercipta masyarakat yang sejahtera dan Insha Allah bisa jadi masyarakat yang Relgius. Kita dorong agar usahanya Maju Terus," tandasnya.

Sebelumnya Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pasar Kabupaten Serdang Bedagai, Roy Pane mengatakan di Kecamatan Pegajahan ini dikenal sebagai sentra bahan baku ubi kayu.

Diproduksi dalam bentuk kripik maupun opak.

"Di sergai ada 11 sentra. Di pegajahan ini selalu beproduksi setiap hari. Baik kripik, opak dan lain sebagainya. Di Kabupaten Serdang Bedagai, kami telah menyalurkan bantuan langsung tunai kepada 1.114 pedagang pasar dan 177 Pelaku IKM," ungkapnya.

Khusus di Kecamatan Pegajahan ini, ia mengaku jika hasil produksi opak sekitar 4 ton perminggu yang disebar di pusat pasar Medan.

"Selain ke Medan dan sekitarnya, kita juga suplay ke Kabupaten Nias sebanyak 2 ton. Dan sebenarnya, ada permintaan ekspor ke India sebanyak 200 ton, namun kita harus akui belum mampu memenuhinya karena keterbatasan serta hasil produksi kita lebih banyak dibawa keluar Sergai," ucapnya.

 

*

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved