Materi Belajar

Materi Belajar Sejarah : Teori Masuknya Agama Hindu Budha di Indonesia

Teori Masuknya Agama Hindu Budha di Indonesia akan dibahas pada materi sejarah berikut ini.

Tayang:
Penulis: Rizky Aisyah |
HO / TRIBUN
Teori Masuknya Agama Hindu Budha di Indonesia 

TRIBUN-MEDAN.com.MEDAN – Teori Masuknya Agama Hindu Budha di Indonesia akan dibahas pada materi sejarah berikut ini.

Masyarakat Nusantara berperan aktif.

Teori arus balik

Teori arus balik yang dikemukakan oleh F.D.K Bosch. Teori ini berpendapat bahwa pesatnya perkembangan ajaran Hindu-Buddha di India menarik kaum terpelajar Nusantara untuk belajar di India setelah sampai di Nusantara. Setelah mereka belajar dan kembali ke Nusantara, mereka mulai mendakwahkan agama baru yang mereka pelajari di sana sebagai pemuka agama dan pendeta.

Masyarakat nusantara berperan pasif

Teori Waisya

Teori Waisya dikemukakan oleh N.J.Krom. Teori ini menyatakan bahwa para saudagar Hindu-Budha adalah penyebar utama agama ini di Nusantara. Karena perdagangan kuno menggunakan jalur laut dan mengandalkan angin. Ketika para pedagang ini menetap di Nusantara, mereka berinteraksi dan memperkenalkan agama dan kepercayaannya kepada masyarakat.

Teori ksatria

Nah, teori ksatria adalah C.C. Berg, Mukeriz, J.C. mengerang. Pada saat Hindu-Buddha masuk ke Nusantara, perang saudara berkecamuk antara daratan India dan Cina. Raja-raja yang kalah melarikan diri ke Nusantara untuk mencari perlindungan. Lambat laun, mereka mendirikan kembali kerajaan-kerajaan di Nusantara dengan ciri-ciri yang berkaitan dengan agama Hindu atau Budha yang mereka anut sebelumnya.

Teori brahmana

Teori Brahmana dikemukakan oleh Van Leur. Dikatakannya, para brahmana diundang datang ke Nusantara karena kepentingan raja-raja yang berkuasa dengan ajaran Hindu dan Budha. Maka raja-raja tersebut mendatangkan para brahmana untuk mengajarkan agama Hindu-Buddha kepada raja dan rakyatnya di Nusantara.

(cr30/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved