Berita Viral

Kasus Mutilasi Angela, Begini Kata Pakar Psikolog Forensik Soal Tindakan Ecky Listiantho

Pakar Psikolog Forensik Reza Indragiri menyebut mutilasi, seperti yang dilakukan oleh M Ecky Listiantho, adalah siasat untuk menghilangkan barang bukt

Editor: Liska Rahayu
HO
Kasus Mutilasi Angela, Begini Kata Pakar Psikolog Forensik Soal Tindakan Ecky Listiantho 

TRIBUN-MEDAN.com - Pakar Psikolog Forensik Reza Indragiri menyebut mutilasi, seperti yang dilakukan oleh M Ecky Listiantho, adalah siasat untuk menghilangkan barang bukti.

Reza mengatakan, mutilasi dilakukan karena umumnya pelaku hanya sebatas memikirkan misi kejahatan yang pertama, yaitu eksekusi.

"Mutilasi adalah sebuah siasat, untuk menghindari pertanggungjawaban pidana, yaitu menghilangkan barang bukti (tubuh korban)," ujar Reza kepada Kompas.com, Selasa (10/1/2023).

Namun, setelah misi pertama selesai, pelaku mutilasi justru alpa memikirkan misi kedua, yaitu menghindari tanggung jawab.

Akibatnya, pelaku mutilasi menjadi kebingungan akan hal apa yang harus dilakukan selanjutnya.

"Karena pada dasarnya (pelaku) bukan penjahat profesional. Akibatnya, begitu korban tewas, ya sudah, malah bingung sendiri," jelas Reza.

Selain itu, Reza juga mengatakan bahwa mutilasi yang dilakukan oleh M Ecky Listiantho merupakan langkah rasional yang dipikirkan pelaku, pascapembunuhan itu terjadi.

Meski begitu, Reza tetap menekankan agar semua pihak tak salah kaprah dan tak melupakan masalah utama dari kasus mutilasi, yakni pembunuhan.

Pelaku mutilasi M Ecky Listiantho (34) mengincar wanita lebih tua yang berpenghasilan. 
Pelaku mutilasi M Ecky Listiantho (34) mengincar wanita lebih tua yang berpenghasilan.  (HO)

"Betapa pun sadisnya, mutilasi hanya masalah sekunder. Masalah pokoknya adalah pembunuhan. Ini yang harus kita risaukan, mengapa orang sampai melakukan pembunuhan," jelas Reza.

Sebagai informasi, M Ecky Listiantho, pelaku mutilasi ditangkap setelah polisi menemukan potongan tubuh seorang wanita di sebuah kamar kontrakan di kawasan Kampung Buaran, Desa Lambangsari, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Kamis (29/12/2022).

Sebelum penangkapan itu, Ecky sempat dilaporkan hilang oleh istrinya karena tak kembali ke rumah sejak Jumat (23/12/2022).

Saat menelusuri keberadaan Ecky itulah, polisi justru menemukan jasad seorang wanita yang telah dimutilasi.

Potongan tubuh korban diletakkan di dua boks kontainer di dalam kamar mandi.

Belakangan, Polda Metro Jaya memastikan jasad yang ditemukan termutilasi itu adalah perempuan bernama Angela Hindriati Wahyuningsih (54), yang sudah dilaporkan hilang oleh keluarga sejak pertengahan 2019.

Ecky diduga membunuh Angela karena kekasih gelapnya itu ngotot minta dinikahi dan mengancam akan melaporkan hubungan gelap mereka ke istri Ecky.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved