Sosok

SOSOK Sarah Maulida, Masih Berjuang Dapatkan Lisensi Wasit Perempuan dari FIFA

Kendati demikian, untuk mencapai ke tahap tertinggi itu tidaklah mudah karena harus melewati beberapa tahapan seperti latihan dan harus ada rekomendas

Editor: Liska Rahayu
IST
Sarah Maulida menjadi wasit sepak bola dan mendapat lisensi C1 atau tingkat nasional pada 2020 silam. 

TRIBUN-MEDAN.com - Inilah sosok Sarah Maulida, wanita berusia 27 tahun yang merupakan wasit sepak bola.

Sejak tahun 2023 lalu Sarah Maulida menjadi wasit sepak bola dan mendapat lisensi C1 atau tingkat nasional pada 2020 silam.

Namun, ia masih belum puas dengan lisensi tingkat nasional dan rencananya kedepan ingin mendapat lisensi FIFA.

Kendati demikian, untuk mencapai ke tahap tertinggi itu tidaklah mudah karena harus melewati beberapa tahapan seperti latihan dan harus ada rekomendasi dari Asprov serta PPSI Pusat.

"Saya pengen juga ke FIFA, tapi kita berusaha saja dahulu," terangnya saat ditemui di kawasan Depok, Selasa (7/2/2023).

Mendapatkan lisensi wasit perempuan dari FIFA sangat sulit karena fisik terutama saat lari di lapangan harus benar-benar bagus.

Kedua, setiap wasit yang ingin mendapatkan lisensi FIFA harus bisa bahasa Inggris yang lancar.

"Kemudian, materi-materi FIFA, tapi yang terpenting itu fisik atau stamina harus bagus dan kedua bahasa Inggris baik," tegasnya.

Sedangkan aturan untuk mendapat lisensi wasit FIFA pria dan perempuan tidak dibedakan.

Wanita kelahiran Depok ini juga masih harus latihan fisik bersama wasit lainnya baik pria dan wanita dua kali seminggu.

Belum lagi ia harus menabung untuk menambah biaya agar bisa mendapatkan lisensi kelas Internasional.

"Meski tidak ada pertandingan, kita tetap latihan karena menjaga stamina atau fisik," tuturnya.

Sarah Maulida, sejak tahun 2018 lalu menjadi wasit sepak bola dan mendapat lisensi C1 atau tingkat nasional pada 2020 silam. (Istimewa)

Setelah Tidak Jadi Wasit

Wanita kelahiran 8 Agustus 1995 ini sudah merencanakan kedepannya jika fisik sudah tak sanggup berada di lapangan sebagai wasit.

Ia ingin menjadi tim pengawas pertandingan (Matchcom) dan tetunya dengan tugas berbeda dari wasit.

Sumber: Warta kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved