Materi Belajar
Konjungsi : Pengertian, Jenis dan Contohnya, Materi Belajar Bahasa Indonesia
Pengertian konjungsi, jenis dan contohnya akan dibahas pada materi bahasa Indonesia berikut ini.
Penulis: Rizky Aisyah |
Konjungsi jenis ketiga adalah konjungsi kontradiktif. Konjungsi ini adalah konjungsi yang menghubungkan dua kalimat yang identik satu sama lain. Contoh kata konjungsi ini adalah sebaliknya, padahal, melainkan, akan tetapi, sedangkan, namun, dan seterusnya.
Contoh: Murni anak yang pandai, akan tetapi dia kurang patuh dengan orang tua.
Konjungsi Final
Konjungsi final adalah konjungsi yang berfungsi untuk menjelaskan maksud dan tujuan suatu peristiwa atau tindakan. Contoh kata konjungsi adalah untuk, supaya, agar, guna dan seterusnya.
Contoh: Rosi belajar tiap hari agar jadi juara di kelas.
Konjungsi Waktu
Konjungsi waktu adalah konjungsi yang berfungsi untuk menjelaskan waktu relasional suatu kalimat. Contoh kata konjungsi waktu adalah apabila, sementara, sesudah, setelah, sejak, tatkala, sampai, dan seterusnya.
Contoh: Tatkala matahari terbenam, anak-anak sudah harus sampai rumah.
Konjungsi Perbandingan
Jenis konjungsi berikut adalah konjungsi perbandingan. Konjungsi perbandingan adalah konjungsi yang digunakan untuk membandingkan dua hal. Contoh katanya adalah sebagai, seakan-akan, umpama, sebagaimana, ibarat, bagaikan, dan seterusnya.
Contoh: Lampu itu terang, bagaikan bulan di malam hari.
Konjungsi Akibat
Konjungsi selanjutnya yang perlu Anda ketahui adalah konjungsi efek. Konjungsi hasil adalah konjungsi yang digunakan untuk menjelaskan akibat dari sesuatu yang terjadi. Contoh kata konjungsi akibat adalah sehingga, sampai, akibatnya.
Contoh: Motor itu jarang dicuci, sehingga sangat kotor.
Konjungsi Syarat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pengertian-konjungsi-jenis-dan-contohnya.jpg)