Nasib Gadis Cerewet Minta Dinikahi, Lagi Hamil Hidupnya Malah Dihabisi Sang Pacar
Kejadian tersebut, ujar Bambang berawal saat korban mendatangi rumah pelaku sekitar pukul 13.00 WITA.
“Keduanya saling mengenal, mereka sudah berpacaran,” ungkapnya.
Korban yang saat itu sedang hamil 3 bulan memberitahu pelaku tentang kondisinya.
“Kejadian sekitar pukul 13.00 WITA, karena korban sudah berbadan dua, ia pun meminta untuk dinikahi pelaku.
Kemudian pelaku merasa kesal dan marah, hingga menyuruh korban untuk pulang,” paparnya.
Saat akan pulang, secara mengejutkan perempuan yang masih duduk di bangku sekolah SMK itu tiba-tiba dijerat oleh pelaku dari belakang, menggunakan selendang cokelat bermotif batik.
Ia dikatakan sempat mencoba melawan, dan berhasil membuat selendang tersebut terjatuh di lantai.
Namun pelaku diduga sudah gelap mata, ia lantas mencekik leher korban hingga lemas dan pingsan.
Setelahnya, pelaku bak tak puas dan memang berniat membunuh korban, maka dari itu ia mengambil selendang tadi dan kembali menjerat leher pelaku.
Usai memastikan korban sudah meninggal, pelaku memindahkan jasad korban ke gudang.
Ia menyeret korban dengan memegang ketiak korban, dan meletakanya di pintu dengan posisi duduk dengan rambut korban yang menutupi wajah.
Bahkan pelaku masih bisa bertingkah bak tak ada apa-apa, ia lantas membantu berjualan nasi di warung sang ibu.
Mayat korban diketahui pertama kali oleh kakka pelaku yang saat itu pulang dan mengira ada perempuan pingsan di rumahnya.
Pelaku pun pada akhirnya mengakui jika ia telah membunuh pacarnya.
Diketahui, pihak keluarga pelaku lah yang melaporkan insiden ini ke polisi.
Kepada polisi, pelaku mengaku motif pembunuhan dilakukan lantaran pacarnya cerewet minta dinikahi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/hamil-dibunuh-pacar-tribunmedan.jpg)