Berita Viral
Update Gempa Papua: 2.261 Orang Mengungsi hingga Daftar Kerusakan
Menurut data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Papua yang diterima Tribunnews.com, para pengungsi ini terbagi di beberapa titik pengungs
TRIBUN-MEDAN.com - Gempa berkekuatan magnitudo 5,4 yang mengguncang Jayapura, Papua pada Kamis (9/2/2023) lalu membuat 2.261 orang harus mengungsi.
Menurut data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Papua yang diterima Tribunnews.com, para pengungsi ini terbagi di beberapa titik pengungsian seperti di Jalan Gajah Putih, Abepura; Kantor Kelurahan Hamadi; Kantor Depnaker Jayapura; hingga Bank BTN Jayapura.
Selain itu, BPBD Jayapura juga memberikan data kerusakan bangunan buntut dari gempa tersebut.
Contohnya seperti adanya cafe bernama Cirita yang tenggelam ke laut dan membuat empat karyawannya harus menjadi korban tewas.
Lalu ada gedung milik pemerintah yang mengalami rusak berat yaitu Kantor Arsip Provinsi Papua di Distrik Jayapura Selatan.
“Tembok parkiran rubuh menimpa satu unit mobil mengalami rusak berat,” demikian tertulis dalam keterangan BPBD Jayapura.
Lalu ada satu rumah warga di Argapura Lapangan, Distrik Jayapura Selatan dan sembilan kos-kosan di Hamadi Rawa juga mengalami rusak berat.
Untuk selengkapnya berikut daftar jumlah pengungsi dan pengungsian yang ditempati serta kerusakan imbas gempa Jayapura.
Pengungsi
50 KK mengungsi di Entrop (kompleks CV. Thomas)
50 KK mengungsi di Bank BTN Kota Jayapura
200 Jiwa Pengungsi di Kristus Raja Dok V
400 Jiwa Pengungsi Bhayangkara I
50 KK-300 Jiwa Pengungsi B-One
40 KK - 110 Jiwa Pengungsi Depan Kantor Depnaker, Dok IX
25 KK - 125 Jiwa Pengungsi Tempat Pelelangan Ikan Hamadi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Gempa-bumi-Papua-berkekuatan-54-SR.jpg)