Breaking News

Berita Viral

Sosok Aiptu Evin, Polisi yang Tak Dianggap Debt Kolektor, Dibentak dan Dipermalukan saat Bertugas

Selama ini Aiptu Evin Susanto bertugas menjadi Bhabinkamtibmas Kepolisian Sektor Tebet Polres Metro Jakarta Selatan di Kelurahan Menteng Dalam.

|
HO / Tribun Medan
Sosok Aiptu Evin Susanto 

TRIBUN-MEDAN.com - Belakangan ini media sosial dihebohkan dengan video seorang polisi dibentak habis-habisan oleh debt collector yang ingin menarik paksa mobil seorang wanita.

Wanita tersebut tak lain adalah Clara Shinta Aritonang, seleb TikTok yang juga seorang pengusaha asal Medan, Sumatera Utara.

Dalam video yang diunggah oleh Clara Shinta, tampak seorang polisi dibentak oleh beberapa pria yang merupakan debt collector.

Menurut Clara Shinta, polisi tersebut berusaha menengahi permasalahan dirinya dengan debt collector tersebut di Polsek terdekat.

Namun, dengan arogan para debt collector itu menolak dan  membentak balik polisi  tersebut.

Setelah ditelusuri ternyata polisi tersebut  adalah  Aiptu Evin Susanto, personil  Kepolisian Sektor Tebet Polres Metro Jakarta Selatan.

Selama ini Aiptu Evin Susanto bertugas menjadi Bhabinkamtibmas (Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) Kelurahan Menteng Dalam.

Melalui lama media sosialnya, Aiptu Evin Susanto  tampak mengunggah kesehariannya memberikan edukasi kepada masyarakat.

Ia bersama rekan-rekannya juga aktif memberikan penyuluhan kepada masyarakat untuk menjaga ketertiban.

Saat video TikToker Clara Shinta itu viral di media sosial banyak yang kesal dengan aksi debt collector yang  tak segan membentak Aiptu Evin Susanto.

Dalam video yang beredar tampak Evin Susanto seorang diri menengahi permasalahan tersebut, sedangkan debt collector berjumlah 30 orang.

Dalam video tersebut Clara Shinta meminta waktu satu jam untuk menunggu pihak keluarganya datang dan melakukan cek keabsahan surat dari oknum debt collector.

Aiptu Evin lalu secara baik-baik mengajak kawanan debt collector menyelesaikan masalah di Polsek terdekat.

Tapi kawanan debt collector tak mau kompromi dan bersikeras bahwa mobil harus ditarik saat itu juga.

"Ini bukan mobil colongan pak. Ngapain bapak arahkan kami ke Polsek. Mana rupanya BPKB nya, mana," teriak seorang oknum debt collector berbaju kaos.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved