Berita Sumut
Pedagang Pasar Bunga Berastagi Datangi DPRD Karo, Mau Mengadukan Rencana Penggusuran
Sejumlah pedagang Pasar Bunga Berastagi, mendatangi Kantor DPRD Karo, di Jalan Veteran, Kabanjahe, Rabu (1/3/2023).
Penulis: Muhammad Nasrul |
TRIBUN-MEDAN.com, KARO - Sejumlah pedagang Pasar Bunga Berastagi, mendatangi Kantor DPRD Karo, di Jalan Veteran, Kabanjahe, Rabu (1/3/2023).
Kedatangan mereka ke kantor anggota legislatif tersebut, berniat untuk mengadukan nasibnya, lantaran besok lapak dagangan mereka di Jalan Gundaling, Berastagi akan dieksekusi.
Baca juga: Dianggap Cacat Prosedural, Pedagang Pasar Bunga Berastagi Tetap Tolak Dipindahkan
Diketahui sebelumnya sebanyak 25 lapak pedagang yang berjualan di sekitar halaman parkir Pasar Buah Berastagi, akan dipindah ke dalam Taman Mejuah-Juah.
Mengetahui informasi tersebut, para pedagang mengaku menolak rencana pemindahan tersebut karena dianggap tidak efisien.
Salah satu pedagang, Marta Muliyana br Ginting mengatakan, mereka datang DPRD Karo karena menerima surat pemberitahuan dari Dinas Kebudayaan Pemudah dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Karo tentang rencana eksekusi.
Dirinya menjelaskan, dari surat yang mereka terima tadi pagi tersebut, eksekusi akan dilakukan pada Kamis (2/3/2023) besok.
"Tadi baru dikasih surat penggusuran, terus kami ke sini (Kantor DPRD)," ujar Marta.
Amatan www.tribun-medan.com, saat mendatangi kantor DPRD Karo para pedagang tidak berhasil menemui satu orang pun anggota dewan.
Di depan kantor berlantai dua tersebut, pedagang hanya diterima oleh seorang staf DPRD Karo dan beberapa orang personel Satpol-PP.
"Enggak ada hasilnya, enggak ada kami jumpa. Padahal kemaren katanya mau RDP, tapi kami enggak juga dipanggil sampai mau dieksekusi besok," ucapnya.
Wanita yang mengenakan kacamata tersebut mengaku, sesuai dengan prinsip awal mereka tidak mau untuk dipindahkan.
Dirinya mengaku, para pedagang dipaksa untuk pindah ke Taman Mejuah-Juah di mana berdasarkan pantauan para pedagang lokasi pemindahan tidak layak untuk berjualan.
Baca juga: Pedagang di Pasar Bunga Berastagi Bakal Digusur, Warga: Kami Berjuang Sampai Tetes Darah Terakhir
"Enggak ada tamu di sana, nyamuk saja yang banyak. Itu coba apakah pas taman untuk tempat berjualan. Orang datang ke sana dibilangnya mending ke Gundaling," katanya.
Lebih lanjut, ia berharap kepada Disbudporapar Kabupaten Karo agar membatalkan rencana pemindahan ini.
Pasalnya, semua pedagang sudah mengandalkan lokasi tersebut untuk berjualan sejak puluhan tahun lalu.
(mns/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pedagang-Pasar-Bunga-Berastagi-Tak-Terima.jpg)