Materi Belajar
Mengenal Teori Evolusi dalam Perubahan Sosial, Materi Belajar Sosiologi Kelas 12
Mengenal teori evolusi dalam perubahan sosial akan dibahas pada materi belajar sosiologi kelas 12 berikut ini.
Penulis: Rizky Aisyah |
TRIBUN-MEDAN.com.MEDAN – Mengenal teori evolusi dalam perubahan sosial akan dibahas pada materi belajar sosiologi kelas 12 berikut ini.
Perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi dalam suatu masyarakat dan mempengaruhi sistem sosial seperti nilai, norma, sikap dan pola perilaku di antara kelompok sosial. Eits, belum terhitung perubahan sikapnya. Yang berubah bukan orangnya, tapi melihat sifatnya. Mama!
Perubahan sosial itu sendiri merupakan kejadian yang wajar dalam kehidupan sosial suatu masyarakat. Perubahan sosial ini akan terus terjadi dan perkembangannya tidak akan berhenti.
Ada banyak teori yang menjelaskan tentang perubahan sosial, namun disini kita hanya akan melihat salah satunya yaitu teori evolusi.
Mengenal Tentang Evolusi
Teori evolusi yang kita bicarakan kali ini bukanlah pokok bahasan biologi. Karena menjelaskan evolusi dari sudut pandang sosiologis memiliki karakter tersendiri. Meski begitu, penjelasan teori evolusi dalam sosiologi tidak jauh berbeda.
Teori evolusi berpendapat bahwa perubahan sosial terjadi perlahan dan bertahap dalam sistem sosial. Masyarakat berubah dan berkembang dari tahap peradaban yang sederhana menuju tahap peradaban yang lebih kompleks.
Menurut sosiolog Amerika Alex Inkeles, teori evolusi perubahan sosial juga terbagi dalam tiga kategori. Kategori ini meliputi:
Kategori unilinear ini mengasumsikan bahwa semua masyarakat mengikuti garis perubahan sosial yang sama. Semua masyarakat berubah dari kehidupan sederhana menjadi lebih kompleks, dan setiap kelompok orang mengalami rangkaian perubahan yang sama. Teori ini meyakini bahwa masyarakat mengalami perkembangan budaya yang terus bergerak menuju kehidupan yang lebih modern. Misalnya, kelompok masyarakat yang tadinya primitif telah bertransformasi menjadi masyarakat industri modern.
Berbeda dengan evolusi linier, kategori evolusi ini berpendapat bahwa perkembangan sosial tidak harus mengalami perubahan permanen. Misalnya perkembangan masyarakat yang homogen menuju masyarakat yang heterogen. Sebagai contoh, kelompok masyarakat awalnya hanya mengetahui jenis pekerjaan/pekerjaan yang sama, namun lambat laun menjadi lebih mengenal jenis pekerjaan.
Multilinear menggantikan perspektif unilinear. Kategori evolusi multilinear ini menyatakan bahwa perubahan sosial dapat terjadi dalam berbagai cara, bukan dalam garis keturunan evolusi yang sama. Tapi dengan cara itu akan mengarah ke tujuan yang sama. Misalnya, perubahan sistem penghidupan masyarakat dari sistem berburu menjadi sistem pertanian, yang mempengaruhi sistem dan pola keluarga.
(cr30/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Mengenal-teori-evolusi-dalam-perubahan-sosial.jpg)