Materi Belajar

Cara Pembuatan Koloid, Materi Belajar Kimia Kelas 11

Cara pembuatan koloid akan dibahas pada materi belajar kimia kelas 11 berikut ini.

Tayang:
Penulis: Rizky Aisyah |
HO / TRIBUN
Cara pembuatan koloid 

TRIBUN-MEDAN.com.MEDAN – Cara pembuatan koloid akan dibahas pada materi belajar kimia kelas 11 berikut ini.

Cara Pembuatan Koloid

Koloid dapat dibuat dengan dua cara: kondensasi dan dispersi. Yuk langsung ke penjelasannya agar lebih paham.

1. Pembuatan koloid dengan cara kondensasi

Dengan cara ini, preparat dibuat dengan menggabungkan partikel kecil atau partikel larutan dengan partikel yang lebih besar. Sederhananya, sediaan ini menggabungkan koloid yang ada dengan partikel kecil lainnya. Koalesensi ini dapat dilakukan dengan tiga cara: reaksi redoks, dekomposisi dan hidrolisis.

Reaksi redoks adalah reaksi yang ditandai dengan perubahan bilangan oksidasi. Misalnya, saat mengalirkan gas H2S ke dalam larutan SO2 untuk membuat sol belerang.

2H2S(g)+ SO2(aq) → 3S(koloid) +2H2O(I)

Dekomposisi adalah reaksi yang menguraikan suatu zat menjadi zat yang lebih sederhana. Misalnya, saat memproduksi sol As2S3 dengan mengalirkan gas asam sulfat ke dalam larutan arsenat.

As2O3(aq) + 3H2S(g) → As2S3(s) + 3H2O(l)

Hidrolisis adalah reaksi suatu senyawa dengan molekul air untuk membuat sol logam. Misalnya, buat sol Fe(OH)3 dengan mencampurkan larutan jenuh FeCl3 dengan air mendidih dan aduk hingga larutan berubah menjadi coklat kemerahan.

FeCl3(aq) + 3H2O(I) → Fe(OH)3(koloid) + 3HCl(aq)

2. Pembuatan koloid dengan cara dispersi

Metode pembuatan ini dibalik dengan kondensasi, dan metode dispersi adalah penguraian partikel besar atau suspensi menjadi partikel atau koloid yang lebih kecil. Untuk ini, dapat diselesaikan dengan tiga cara: peptisasi, busur bredig, dan mekanik.

Peptisasi : Dengan cara ini, partikel besar dipecah dengan bantuan deflocculants. Contoh: Endapan Al(OH)3 dipeptisasi oleh AlCl3; pengendapan NiS oleh H2S; Agar dipecah oleh air.

Busur Bredig: Metode ini digunakan untuk membuat sol logam seperti Ag, Au dan Pt. Dengan cara ini, arus tegangan tinggi mengalir melintasi dua elektroda logam (bahan terdispersi). Kemudian, ketika kedua elektroda dicelupkan ke dalam air, kedua ujung elektroda hampir bersentuhan dan timbul percikan api.

Mekanik: Dalam metode ini, partikel kasar digiling atau digiling dalam penggilingan koloid menjadi lebih atau kurang halus. Setelah itu diaduk dalam media pendispersi. Contoh: Sol belerang dapat dibuat dengan menggiling bubuk belerang dengan gula pasir kemudian mencampurkan bubuk halus tersebut dengan air.

(cr30/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved