Apa Hasil Autopsi Briptu RF, Meski Ditolak Keluarga, Polisi Tetap Usut Motif Kematian Ajudan Kapolda
Petugas masih menyelidiki apa penyebab sebenarnya kematian Brigadir Satu (Briptu) RF. Meski diduga Briptu RF menjadi korban bunuh diri.
Sesampainya di lokasi TKP ditemukan mobil dinas Polri No Pol : 1214-XXIX dalam keadaan mesinnya hidup dan mobil tersebut terkunci dari dalam.
Saat polisi tiba, di lokasi tersebut sudah dikerumuni warga masyarakat yang melihat kejadian tersebut.
Berselang 10 menit kemudian mobil patroli dari Satlantas Polres Gorontalo tiba di lokasi TKP kemudian mengamankan TKP
"Selanjutnya memecahkan kaca mobil tersebut dan diketemukan seorang laki-laki dalam keadaan meninggal dunia dengan luka tembak pada bagian dada sebelah kiri dan senpi terletak di dekat handle rem tangan," bunyi keterangan polisi
Dari pemeriksan, diketahui identitas Korban bernama Briptu RF, lahir di Semarang 8 Januari 1994 dan beralamat di Ngadirgo, Mijen, Kota Semarang
Ketika ditemukan, Briptu RF berada di tempat duduk pengemudi, dalam kondisi bersandar ke belakang.
Di lokasi kejadian juga ditemukan lima butir amunisi, tepatnya di dashboard bawah.
Senjata api ditemukan di sebelah kiri badan korban di tempat handle rem, dengan selongsong ditemukan di dalam senjata
Posisi tangan kanan korban berada di sebelah kanan badan dengan posisi seperti menarik pelatuk. Tangan kiri korban memegang handle rem tangan," bunyi keterangan yang diterima.
Selain itu, terdapat cairan berupa minuman di dalam kantong kresek warna putih.
Polisi memastikan, tidak terdapat tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.
"Dugaan sementara, diduga korban melakukan aksi bunuh diri dengan cara menembak menggunakan tangan kanan, hal tersebut terlihat dari adanya jelaga mesiu di tangan kanan korban. Namun demikian, penyelidik masih melakukan pendalaman dan terhadap korban akan dilakukan otopsi, untuk memastikan penyebab kematian korban," demikian keterangan polisi
Terhadap jenazah korban sudah di bawa ke Rumah Sakit Aloe Saboe dan untuk autopsi akan dijadwalkan menunggu kehadiran dokter forensik
Baca juga: Respons Mahfud MD PPATK Akan Dilaporkan MAKI ke Bareskrim soal 300 T, Arteria Dahlan Bikin Panas
Keluarga Menolak Diautopsi
Keluarga dari Briptu RF, anggota polisi yang diduga bunuh diri di Kabupaten Gorontalo menolak proses otopsi terhadap jenazah korban.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.