Ketua KPK Dianggap Melampaui Batas, Pencopotan Brigjen Endar Priantoro Dikaitkan Kasus Formula E
Apa penyebab pencopotan Brigjen Endar Priantoro. Apakah benar tidak sejalan dengan Ketua KPK Firli Bahuri?
TRIBUN-MEDAN.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini jadi sorotan di tengah pencopotan Direktur Penyelidikan KPK Brigjen Endar Priantoro.
Apa penyebab pencopotan Brigjen Endar Priantoro.
Apakah benar tidak sejalan dengan Ketua KPK Firli Bahuri?
Pegiat Antikorupsi Sudirman Said merespons pencopotan Direktur Penyelidikan KPK Brigjen Endar Priantoro
Mantan Menteri ESDM itu menilai pencopotan Brigjen Endar erat kaitannya dengan penanganan kasus Formula E.
“Sekarang orang-orangnya dicabut, orang-orang yang selama ini menjaga disiplin KPK. Orang-orang itu dicabut dan akhirnya terjadilah pergantian seperti sekarang ini.”
“Jadi sulit untuk tidak dikatakan bahwa itu ada hubungannya,” kata Sudirman Said saat ditemui usai diskusi bertajuk mengembalikan marwah KPK sebagai institusi penegak hukum yang independen profesional dan berintegrits, di Universitas Paramadina, Jakarta, Senin (3/4/2023).
Lebih lanjut ia menilai kasus dugaan korupsi Formula E cenderung dipaksakan.
Bahkan, kata dia, kasus tersebut tidak memiliki landasan hukum yang kuat untuk diperkarakan.
Dianggap Melampaui Batas
Sudirman Said menambahkan bahwa lembaga antirasuah itu juga telah mengupayakan agar Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan audit ulang terkait perkara Formula E, namun tidak bersedia.
Ditambahkannya bahwa KPK juga mengupayakan pengubahan prosedur atau standar operasional (SOP) kerja.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ketua-kpk-firli-bahuri-ketua-kpk-firli-bahuri.jpg)