Viral Medsos

Sebanyak 11 Mayat Ditemukan Polisi dari Penyelidikan Dukun Palsu Pengganda Uang, Korban Diracun

Berikut kisah tragis pembantaian 11 orang di Banjarnegara, Jawa Tengah yang dilakukan TH (45) alias Mbah Slamet, seorang dukun pengganda uang.

Tayang:
Editor: AbdiTumanggor
ist/tribun
KORBAN DUKUNG PALSU: Sebanyak 11 korban dukun pengandaan uang ditemukan tewas. Mbah Slamet dan istri kini ditahan 

TRIBUN-MEDAN.COM - Sebanyak 11 Mayat Ditemukan Polisi dari Penyelidikan Dukun Palsu Pengganda Uang, Korban Diracun.

Dukun penggandaan uang berinisial TH (45) alias Mbah Slamet akhirnya ditangkap aparat kepolisian dan ditahan.

Mbah Slamet dijadikan tersangka atas kasus meninggalnya 11 orang pasiennya.

Semua korban ditewas akibat diracun oleh tersangka.

Polisi pun mengungkap motif sang dukun menghabisi nyawa korban dengan cara diracun. 

Sebanyak 10 mayat ditemukan dari penyelidikan Dukun palsu pengganda uang
Sebanyak 10 mayat ditemukan dari penyelidikan Dukun palsu pengganda uang (HO)

Berikut kisah tragis pembantaian 11 orang di Banjarnegara, Jawa Tengah yang dilakukan TH (45) alias Mbah Slamet, seorang dukun pengganda uang.

Warga Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah dibuat geger dengan ditangkapnya seorang dukun Penggandaan uang yang membunuh 11 orang korbannya.

Polisi mengungkap motif hingga ia tega menghabisi nyawa korban dengan cara meminumkan potas atau cairan beracun .

Dukun pengganda uang dan asistennya di Banjarnegara melakukan pembunuhan terhadap 11 orang korban
Dukun pengganda uang dan asistennya di Banjarnegara melakukan pembunuhan terhadap 11 orang korban (HO)

Tragisnya lagi, mayat korban kemudian dikubur di jalan setapak menuju hutan.

Mbah Slamet diketahui berasal dri Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

Sementara korban terakhir adalah PO (53) warga yang berasal dari Sukabumi, Jawa Barat.

Kasus ini dapat terungkap bermula pada Senin (27/3/2023), anak dari korban PO, yaitu GE melapor kepada kepolisian tentang kehilangan ayahnya.

Berdasarkan pengakuan dari GE pada Juli 2022, ia diajak bersama dengan ayahnya bertemu dengan pelaku TH alias Mbah Slamet di Wonosobo, Jawa Tengah.

Baca juga: Inilah Koleksi Tas Istri Rafael Alun yang Disita KPK, Ada Tas Hermes hingga Uang 32 Miliar

Korban PO dan anaknya GE pergi dari Sukabumi menuju Wonosobo menggunakan bus.

Sesampainya di Wonosobo mereka bertemu dengan Mbah Slamet dukun pengganda uang yang dimaksud.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved