Dugaan Korupsi
Oknum Pejabat Universitas Al Washliyah Labuhanbatu Diduga Tilap Duit Beasiswa Ratusan Juta
Kejati Sumut kini tengah mendalami dugaan korupsi dana beasiswa di Universitas Al Washliyah Labuhanbatu senilai ratusan juta
TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Kejaksaan Tinggi Sumatra Utara (Kejati Sumut) kini tengah mendalami adanya laporan dugaan korupsi dana beasiswa yang diduga dilakukan oknum pejabat Universitas Al Wahsliyah Labuhanbatu.
Dalam kasus ini, ada mahasiswa yang melapor, bahwa dana beasiswa mereka sudah ditilap pejabat Universitas Al Washliyah Labuhanbatu.
Nilai dana beasiswa yang diduga ditilap itu mencapai ratusan juta.
Bila dikalkulasikan, uang yang diduga dikorupsi oknum pejabat tersebut mencapai Rp 765.700.000.
Baca juga: Dugaan Korupsi Pembangunan Puskesmas Sebesar 2,3 Miliar di Langkat, Mahasiswa: Copot Kadis Kesehatan
Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sumut, Yos Arnold Tarigan mengatakan proses pemeriksaan dugaan korupsi dana beasiswa di Universitas Al Wahsliyah Labuhanbatu masih berjalan.
Katanya, sudah ada beberapa saksi yang diperiksa, termasuk oknum pejabat di Universitas Al Wahsliyah Labuhanbatu tersebut.
"Beberapa mahasiswa telah dimintai keterangan, demikian pihak kampus juga," kata Yos, Senin (10/4/2023).
Yos mengatakan, bahwa saat pemeriksaan berlangsung, pihak kampus tidak mengaku sudah mengorupsi beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) tersebut.
Baca juga: Polisi Letuskan Senjata Kejar Samsul Tarigan, Mobil TNI Datangi Polrestabes Medan
"Pihak kampus membantah ada pemotongan atau pungli," kata Yos.
Namun demikian, mantan Staf Humas Kejati Sumut ini mengatakan, bahwa penyidik kejaksaan akan terus mendalami dan mencari bukti lain soal kasus ini.
Sementara itu, kasus dugaan korupsi dana beasiswa ini terungkap setelah mahasiswa Universitas Al Washliyah Labuhanbatu melakukan aksi ke Kejati Sumut pada Kamis (14/3/2023) lalu.
Saat itu, mahasiswa mengatakan bahwa duit beasiswa mereka sudah dikorupsi oleh oknum pejabat di Universitas Al Washliyah Labuhanbatu.
Baca juga: Remaja Nangis Histeris Datangi Polrestabes Medan, Ngaku Dibegal di Fly Over Jalan Jamin Ginting
Menurut Heri Faisal Hasibuan, seorang mahasiswa, ada 247 mahasiswa yang berhak menerima dana bantuan beasiswa KIP.
"Setiap orang akan mendapatkan biaya kuliah sebesar Rp 2,4 juta, dan biaya kehidupan sebesar Rp 4,8 juta," kata Heri saat demo.
Heri mengatakan, adapun beasiswa yang dikorupsi itu adalah biaya kehidupan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Universitas-Al-Washliyah-Labuhanbatu.jpg)