Berita Sumut
Anak Mantan Anggota DPRD Sumut Dikeroyok di Asahan, Ini Penyebabnya
Korban pemukulan tersebut merupakan Razli Alfindo (23) anak dari seorang mantan anggota DPRD Sumut Fraksi Demokrat, Santoso.
Penulis: Alif Al Qadri Harahap |
TRIBUN-MEDAN.com, ASAHAN - Sebuah rekaman video pemukulan beredar di media sosial. Dalam rekaman tersebut, memperlihatkan aksi sekelompok orang tengah memukuli seorang pria.
Tanpa ampun, kelompok tersebut bertubi-tubi menghujani pukulan ke arah wajah dan kepala pria yang tidak melakukan perlawanan.
Baca juga: Narkoba Merajalela, Anggota DPRD Sumut Ngadu ke Kapolri Setelah Dicueki Kapolda Sumut
Terlihat dalam video, seorang pria berusaha memisahkan pertengkaran tersebut, sedangkan dua orang lainnya terus menghujani pukulan ke arah kepala dan wajah korban.
Belakangan diketahui, korban pemukulan tersebut merupakan Razli Alfindo (23) anak dari seorang mantan anggota DPRD Sumut Fraksi Demokrat, Santoso.
Saat dihubungi, Razli membenarkan kehadian tersebut.
Menurutnya kejadian tersebut terjadi pada hari Kamis (6/4/2023) lalu di Dusun IV, Desa Pulau Rakyat Fia, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan.
Ia mengaku, pemukulan tersebut terjadi dikarenakan pelaku nekat menyerobot tanah milik orang tuanya.
"Tanah ini sebelumnya dimenangkan secara kasasi dan dieksekusi milik almarhum ayah saya. Jadi saya lihat, dia kok matok dan membangun tempat usaha di atas tanak kami," ujar Razli, Senin (17/4/2023).
Karena merasa tanah tersebut miliknya, Razli menggeser patok yang dipasang, hingga ia didatangi oleh seorang wanita bernama purnama yang mengklaim tanah tersebut adalah miliknya.
"Gak terima dia patoknya digeser. Kami cekcok dan dipisahkan oleh teman-teman saya. Secara ga sengaja, ibu ini terdorong dan kakinya terbenam di pasir. Disitu dia tjdak yerima dan menelepon anak dan mantan suaminya. Saya langsung dipukul seperti yang ada di video tersebut," ungkapnya.
Katanya, dari aksi tersebut, Razli kini telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak Polsek Pulau Raja dengan nomor laporan STPL/38/IV/2023/Res Ash/Sek PRaja.
Baca juga: Anggota DPRD Sumut Maling Jam Tangan Belum Dipecat, Simpatisan Kirim Surat ke Megawai Soekarnoputri
Sementara, Kapolsek Pulau Raja, AKP Maralidang Harahap saat dikonfirmasi membenarkan adanya pelaporan tersebut.
Menurutnya, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.
(cr2/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Anak-Alm-Ribut-Santoso-Dikeroyok.jpg)