Maling Motor
Maling Motor di Perumahan Rorinata Tahap 9 Cacat Dibikin Polisi
Komplotan maling motor cacat dibikin petugas Unit Reskrim Polsek Sunggal karena sudah meresahkan
TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Satu dari tiga komplotan maling motor di Perumahan Rorinata Tahap 9 Kecamatan Sunggal cacat dibikin polisi.
Menurut Kanit Reskrim Polsek Sunggal, AKP Suyanto Usman Nasution, pelaku diberi hadiah timah panas karena melawan saat diamankan.
"Untuk sementara tiga orang yang sudah ditangkap. Iya, satu ditembak," kata Usman kepada Tribun-medan, Senin (8/5/2023).
Ia mengatakan, satu diantara pelaku bertindak sebagai penadah.
Baca juga: Seorang Wanita jadi Korban Pengeroyokan Tetangganya, Diduga Berawal dari Saling Sindir
"Satu pelaku yang ketangkap 480 (Penadah)," sebutnya.
Usman menyampaikan, saat ini masih ada pelaku lain yang masih dilakukan pengejaran oleh polisi.
"Ada satu lagi yang masih dikejar, karena yang terekam CCTV tiga orang, jadi yang ketangkap dua orang, satu masih buron," bebernya.
Lebih lanjut, dikatakannya selain mengamankan pelaku petugas juga menyita dua unit sepeda motor milik pelaku dan korban.
"Ada dua unit kendaraan yang kita temukan, satu beat putih punya korban dan satu lagi beat merah punya pelaku," ungkapnya.
Sayang, Usman tak mau menjelaskan identitas dari pada pelaku yang dibekuk tersebut.
Baca juga: Mobil Rombongan Atlet Arung Jeram Kabupaten Asahan Masuk ke Jurang, 12 Orang Alami Luka
Pelaku Diminta Bergaya
Polsek Sunggal meringkus dua komplotan maling motor.
Usai ditangkap, satu diantara kedua pelaku ditembak dan dibikin cacat.
Tampak dalam foto yang beredar, satu diantara pelaku kedua betisnya diperban karena dihadiahi timah panas.
Usai mendapatkan tembakan di kaki, maling motor ini disuruh bergaya di depan kamera.
Baca juga: Perang Suku di India, 55 Orang Tewas, Ratusan Korban Dirawat di Rumah Sakit, Ribuan Warga Dievakuasi
Kedua maling motor disuruh berpose sambil mengatupkan kedua tangan.
Sebelumnya, aksi komplotan bobol rumah terekam CCTV gasak dua unit sepeda motor dari rumah warga di Perumahan Rorinata Tahap IX, Dusun II, Desa Suka Maju, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang.
Menurut keterangan korban, Arrahimsyah Rangkuti, pencurian terjadi pada Jumat (5/5/2023) sekira pukul 04:00 WIB.
Ia baru mengetahui rumahnya kebobolan setelah ada tetangga yang curiga, melihat pagar rumahnya dalam keadaan terbuka di saat subuh hari.
Baca juga: Terekam CCTV Tiga Pria Gasak Motor Sport dari Panti Rehabilitasi Narkoba di Medan Helvetia
Saat itu, ia terkejut melihat dua unit sepeda motornya sudah hilang.
"Kita tahu dari tetangga waktu pagi pagi, kita tidur dari pukul 02:00 WIB, anak saya tidur pukul 03:00 WIB, kejadiannya pukul 04:00 WIB. Waktu itu tetangga mau pergi salat ke masjid, dia manggil kok pintu terbuka, mendengar itu keluar lah kita semua, baru lah tau kejadian itu," kata Arrahimsyah Rangkuti kepada Tribun Medan, Sabtu (6/5/2023).
Baca juga: Tak Terima dengan Aturan Baru Pengisian BBM, Pria Ngamuk ke Operator SPBU
Mendapati rumahnya telah di bobol maling, ia pun segera membuka tayangan CCTV yang ada di rumahnya, dan menyaksikan lima orang pelaku yang beraksi membobol pagar rumahnya.
Ke lima orang pelaku tersebut pun memiliki peran masing-masing saat melancarkan aksinya tersebut.(Cr11/Tribun-medan.com)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.