Berita Viral
Bentrokan Antar Etnis di India: 60 Orang Tewas dan Lebih 2.000 Orang Luka-Luka
Sebanyak 60 orang dilaporkan tewas dalam bentrokan antar etnis di negara bagian Manipur, India timur laut.
Penduduk setempat mengatakan mereka khawatir tentang masa depan mereka. "Kami tidak merasa aman sekarang," kata L Sanglun Simte, seorang warga di ibukota negara bagian Imphal, kepada kantor berita AFP.
Warga etnis Kuki berusia 29 tahun itu berkemah di luar Bandara Imphal bersama 11 anggota keluarganya.
Pada hari Minggu (7/5/2023) tentara mengatakan, kekerasan sempat mereda setelah mereka bekerja tanpa lelah selama 96 jam terakhir untuk menyelamatkan warga dari semua komunitas, meredam kekerasan, dan memulihkan keadaan normal.
Tetapi, situasi masih tegang di sejumlah daerah.
Selagi penduduk setempat tinggal di tempat penampungan milik tentara, negara-negara bagian lain mengirim tim penyelamat untuk mengeluarkan orang-orang mereka dari Manipur.
Beberapa negara bagian seperti Maharashtra dan Andhra Pradesh telah mengatur penerbangan khusus untuk para pengungsi.
Singh mengatakan lebih dari 1.000 senjata telah dicuri dari petugas keamanan, sekitar 200 di antaranya sudah ditemukan.
Dia menambahkan bahwa semua senjata harus dikembalikan ke kantor polisi; jika tidak, pemerintah akan meluncurkan operasi untuk mendapatkannya kembali.
Kekerasan dimulai Rabu (3/5/2023). Massa merusak kendaraan dan membakar rumah dan toko di Imphal, serta beberapa distrik lainnya.
Video dan foto dari lokasi menunjukkan bangunan-bangunan yang terbakar, dengan asap hitam tebal menyelimuti jalan-jalan.
Militer mengatakan mereka sedang mengendalikan situasi.
Pada hari Senin, warga mulai keluar rumah untuk membeli makanan dan obat-obatan setelah jam malam dilonggarkan selama beberapa jam di daerah yang terdampak, lansir kantor berita PTI.
(*/tribun-medan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Bentrokan-antar-etnis-terjadi-di-India-Akibat-bentrokan-ini-60-orang-tewas.jpg)