Liga Italia

PERNYATAAN Resmi Juventus Usai Dihukum Pengurangan 10 Poin, Nedved Bebas Sanksi

Melalui media sosial klub, Juventus sementara menerima putusan pengadilan, sebelum menentukan langkah selanjutnya.

Twitter/FabrizioRomano
Juventus pun memberi pernyataan resmi setelah Pengadilan Banding Federal FIGC menjatuhkan sanksi pengurangan 10 poin untuk mereka. 

TRIBUN-MEDAN.com - Juventus harus menerima lapang dada dengan hukuman yang didapat dari Pengadilan Banding Federal FIGC dan membuat mereka tampil di Liga Champions musim depan gagal.

Juventus pun memberi pernyataan resmi setelah Pengadilan Banding Federal FIGC menjatuhkan sanksi pengurangan 10 poin untuk mereka.

Melalui media sosial klub, Juventus sementara menerima putusan pengadilan, sebelum menentukan langkah selanjutnya.

I Bianconeri berencana mengajukan banding ke Komite Olimpiade Italia (CONI).

"Juventus FC mencatat apa yang diputuskan oleh Pengadilan Banding FIGC dan berhak membaca alasan untuk mengevaluasi kemungkinan banding ke Dewan Pengawas di CONI," tulis pernyataan Juventus pada Selasa (23/5/2023) dini hari WIB.

Baca juga: LIGA CHAMPIONS: 18 Tim Amankan Tiket di UCL, MU Butuh 1 Poin Saja, 6 Tim Italia Masih Berebut

"Apa yang telah ditetapkan oleh keputusan kelima dalam kasus ini, yang dimulai lebih dari satu tahun yang lalu, menimbulkan kepahitan yang luar biasa di dalam klub dan jutaan pendukungnya yang dengan tidak adanya aturan yang jelas, mendapati diri mereka sangat dihukum dengan penerapan sanksi yang tampaknya tidak mempertimbangkan prinsip proporsionalitas," imbuh Juventus.

"Tanpa mengabaikan kebutuhan akan urgensi, yang tidak pernah dihindari oleh Juventus selama proses persidangan, ditekankan bahwa ini adalah fakta-fakta yang masih harus dievaluasi oleh hakim," demikian pernyataan Juventus.

Juventus sebelumnya pernah dikenai sanksi 15 poin pada Januari 2023 oleh Pengadilan Banding Federal FIGC atas kasus rekayasa transfer (plusvalenza) untuk mendongkrak capital gain.

Baca juga: UPDATE Liga Italia - Juventus Sah Dikurangi 10 Poin, AC Milan Dapat Berkah Masuk 4 Besar Klasemen

Namun, pada April 2023, sanksi Juventus dicabut berdasarkan hasil sidang di Pengadilan olahraga tertinggi Italia, Collegio di Garanzia. Meski begitu, kasus akan tetap berjalan sampai ditemukan bukti-bukti baru.

Pada Senin (22/5/2023), di Kota Roma, Pengadilan Banding Federal FIGC menggelar sidang lanjutan kasus plusvalenza Juventus

Hasilnya, Juventus dinyatakan bersalah karena menggelembungkan biaya transfer secara artifisial untuk meningkatkan perolehan modal.

Hal itu membuat Juventus seolah mempunyai aset klub yang jauh lebih besar dari yang sebenarnya mereka miliki.

Jaksa Penuntut FIGC Giuseppe Chine mulanya menginginkan Juventus diuhukum 11 poin. Namun, panel sidang memutuskan menjatuhkan hukuman pengurangan 10 poin untuk Juventus.

Baca juga: Format Final Liga Champions, Simak Jelang Inter Milan vs Manchester City, Disiarkan Live SCTV

Jajaran Direksi Juventus secara resmi mengundurkan diri tiba-tiba
Jajaran Direksi Juventus secara resmi mengundurkan diri tiba-tiba (Twitter/@JacobBens)

Giuseppe Chine juga meminta hukuman delapan bulan untuk tujuh mantan direktur Juventus, termasuk Pavel Nedved.

Akan tetapi, Pengadilan Banding Federal FIGC membebaskan hukuman untuk para petinggi Juventus, yang mundur masal pada November 2022 selama kasus berlangsung.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved